Netral English Netral Mandarin
04:44wib
Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengkritik peran Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai pengawas keuangan negara, namun tidak ada pihak ketiga yang mengawasinya. Para ilmuwan di Afrika Selatan mendeteksi varian Covid-19 baru yang memiliki banyak mutasi. Varian ini disinyalir jadi penyebab tingginya penyebaran kasus di negara tersebut.
Pengamat Sebut Rencana MUI Bentuk Cyber Army dapat Memicu Konflik Antara Agama

Jumat, 26-November-2021 12:45

Pengamat, Amir Hamzah
Foto : Istimewa
Pengamat, Amir Hamzah
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengamat Kebijakan Publik Amir Hamzah menanggapi rencana MUI DKI membentuk Cyber Army untuk menangkal Buzzer terhadap pemberitaan hoaks Anies Baswedan.

Amir Hamzah menilai, rencana MUI DKI itu dapat memicu terjadinya konflik  agama.

"Ya bisa saja itu terjadi nantinya, karena akan timbul penafsiran-penafsiran dari kelompok -kelompok agama lainya yang mempertanyakan kenapa Anies saja," kata Amir, Jumat (26/11/2021).

Menurutnya, keinginan MUI DKI untuk melindungi Anies dari Buzzer bukanlah bagian dari fungsi dan tugas lembaga keagamaan tersebut.  

"Kalau pun memang ingin membuat tim siber cukuplah pada wilayah keagamaan, seperti halnya bila adanya pemberitaan tidak benar atau hoax tentang ajaran-ajaran Islam. Tidak pada sosok pribadi, Pak Anies," pungkasnya. 

Amir pun menduga, adanya korelasi terkait dana hibah tahun 2022 senilai Rp10,6 miliar yang diberikan Pemprov DKI Jakarta untuk MUI DKI. Sehingga, seolah menjadi tanggung jawab untuk membentuk Cyber Army untuk membela Anies Baswedan. 

"Kalau dikaitkan pemberian dana hibah ini kan, tentu terkesan MUI DKI ingin berterima kasih kepada Anies. Hanya bentuknya tidak seperti itu juga, lakukan saja yang sewajarnya tidak berlebihan," pungkasnya. 

Sebagaimana diketahui, Majelis Ulama Indonesia (MUI) DKI Jakarta berencana membentuk tim siber. Tim ini nantinya bertugas untuk melawan buzzer (pendegung) yang menyerang ulama dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Serangan bahkan fitnah terhadap ulama dan Anies Baswedan dianggap sudah keterlaluan. Ketua Umum MUI DKI Jakarta Munahar Muchtar dalam arahannya berharap Infokom MUI DKI Jakarta bisa melawan para buzzer yang dianggap telah meresahkan umat Islam.

Munahar berharap Infokom MUI DKI Jakarta memiliki ahli siber untuk melawan orang-orang yang menghantam umat Islam. Ia menegaskan, hal itu sesuai tugas MUI untuk menegakkan yang benar dan melarang yang salah atau amar ma’ruf nahi mungkar.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Sulha Handayani

Berita Terkait

Berita Rekomendasi