Netral English Netral Mandarin
04:40wib
Hampir seluruh negara di dunia meningkatkan pembatasan Covid-19 ketika kasus varian Delta melonjak, yang tidak sedikit orang menentangnya. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa bahu-membahu berupaya melawan pandemi Covid-19.
Sebut Penggusuran Asrama Mahasiswa Berdalih Persiapan PON XX, Veronica Koman: Yang Bikin Gejolak di Papua TNI-Polri Sendiri

Kamis, 27-Mei-2021 16:17

Veronica Koman protes penggusuran asrama mahasiswa di Papua
Foto : Twitter/Veronica Koman
Veronica Koman protes penggusuran asrama mahasiswa di Papua
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat HAM Veronica Koman mengeluhkan aksi penggusuran yang dilakukan aparat kepolisian dengan dalih persiapan PON XX di Papua. 

Menurutnya itu dilakukan untuk menggusur aktivis politik di asrama Universitas Cenderawasih. 

“Yang bikin gejolak di Papua dengan bawa-bawa PON ya pihak TNI/Polri sendiri,” cuit Veronica Koman melalui akun Twitternya, Kamis 27 Mei 2021.

“Jumat kemarin asrama Universitas Cenderawasih di Jayapura digusur atas nama untuk PON! Banyak aktivis politik di situ,” imbuhnya. 

Mengenai persiapan PON XX, Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX Papua sebelumnya menyatakan bahwa persiapan penyelenggaraan multi event empat tahunan itu kini sudah mencapai 90 persen sebelum benar-benar diselenggarakan pada 2021 mendatang.

“Kesiapan Papua sebagai tuan rumah sudah 90 persen,” kata Ketua Harian PB PON Yunus Wonda dalam laman resmi PON seperti dilansir Antara, 27 Desember 2020.

Yunus menuturkan pembangunan venue yang disiapkan oleh pemerintah provinsi Papua juga sudah hampir rampung, sehingga ia optimistis pelaksanaan pesta olahraga nasional tersebut bakal berlangsung sesuai rencana pada 2-14 Oktober 2021.

“Kalau dilihat dari sisi administrasi kita sudah ada pada posisi 75 persen untuk kesiapan penyelenggaraan PON, saya yakin dan optimis tahun 2021 Papua sudah sangat siap, walaupun saat ini masih ada wabah virus corona, Papua pasti siap sukseskan PON di bumi Cenderawasih,” kata dia menegaskan.

PB PON, lanjut dia, masih terus melakukan pengadaan peralatan yang diprediksikan proses lelangnya tuntas dalam waktu dekat, sehingga peralatan sudah bisa tiba di Jayapura awal tahun depan.

Persiapan kelengkapan PON diharapkan dapat selesai pada tahun ini, sehingga pada 2021 panitia hanya perlu fokus pada penyelenggaraan dan perawatan venue.

Pemerintah provinsi Papua diketahui telah menghabiskan dana APBD lebih dari Rp3,8 triliun untuk pembangunan dan renovasi venue yang bakal digunakan untuk PON 2021.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari lima tahun anggaran, yakni 2016 sebesar Rp228,6 miliar, 2017 sebesar Rp447,2 miliar, Rp879,3 miliar pada 2018, Rp2,2 triliun pada 2019, dan Rp2 triliun dalam APBD 2020.

Selain dari dana APBD, pemerintah juga telah mengucurkan dana APBN sebesar Rp2,3 triliun untuk mendukung proses pembangunan venue PON Papua.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Wahyu Praditya P