Netral English Netral Mandarin
15:40 wib
Sejumlah ahli mengkritik penerapan alat deteksi Covid-19 GeNose karena masih tahap ekperimental. Belum bisa dipakai dalam pelayanan publik khususnya screening Covid-19. Polri menegaskan akan menindaklanjuti kasus rasisme yang dialami mantan komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai. Diketahui, Pigai menjadi korban rasis yang dilakukan Ambroncius Nababan.
Pengingkaran Hak Non-Muslim di Sumbar Terang Benderang, AA: Berhentilah Berbohong!

Jumat, 18-September-2020 00:00

ini judul gambar
Foto : istimewa
ini judul gambar
12

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ustad Felix Siauw ikut mengomentari peristiwa penyerangan sekaligus penusukan ulama Syeikh Ali Jabber.

Menurut Felix sekarang ini anggapan kalau pihak yang tidak menyukai ulama adalah orang gila. Hal itu diungkapkan Felix lewat akun resmi twitternya @felixsiauw seperti dilansir Jakarta, Senin (14/9/2020).

"Sementara ini bisa dianggap, yang nggak suka ulama itu kemungkinan besar orang gila," cuitnya.



Tak sampai situ, beberapa tokoh agama hingga anggota DPR ikut mengecam peristiwa tersebut.

Mubaligh dan ulama ternama asal Madinah Syeikh Ali Jaber ditikam seorang pria tidak dikenal saat mengisi Tabligh di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, pada Minggu (13/9/2020) sore.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Syekh Ali Jaber mengalami luka tusuk di bagian bahu kanan.

Reporter : Digo Ardestilano
Editor : Digo Ardestilano