Netral English Netral Mandarin
09:57wib
Lembaga Anti Doping Indonesia (LADI) mengaku sudah menyelesaikan 24 masalah yang tertunda ke Badan Anti Doping Dunia (WADA). Pemerintah berencana memberikan vaksin Covid-19 booster pada masyarakat.
Pentingkah Memanaskan Mobil Sebelum Digunakan?

Rabu, 15-September-2021 20:37

Pameran mobil yang diselenggarakan sebelum pandemi.
Foto : Antara Foto
Pameran mobil yang diselenggarakan sebelum pandemi.
20

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Memanaskan mesin mobil dipercaya menjadi tips bagi pengguna otomotif untuk menjaga umur aki dan mesin. Teknik ini telah lama diyakini oleh pengguna kendaraan bermotor roda empat.

Namun nyatanya teknik tersebut kini tidak lagi relevan. Pasalnya teknologi mobil generasi saat ini jauh berbeda dengan keluaran lama. 

Pereli Indonesia Rifat Sungkar mengatakan mobil zaman sekarang sudah berkemampuan menaikkan sirkulasi oli dalam waktu singkat. Pun telah dilengkapi dengan electronic control unit (ECU) dan teknologi oil pump yang lebih baik.

"Jika dahulu memanaskan mobil untuk memastikan sirkulasi oli. Mobil modern sudah mampu melakukannya dalam waktu singkat," ucap Rifat Sungkar, mengutip Antara.

Faktor lain yang membuat mobil kekinian tidak perlu dipanaskan adalah, mesin mobil saat ini sudah menggunakan oli yang encer, sehingga tidak butuh waktu lama untuk melumasi seluruh bagian dalam mesin.

"Untuk zaman sekarang, pelumas sudah encer. Sekarang sudah dibikin sempurna dan efisien, ramah lingkungan. Semuanya sekarang harus cepat. Sekarang tidak perlu untuk menunggu lama karena pelumas yang ada sudah menyesuaikan," katanya.

Namun tidak semua mobil tidak memerlukan perlakuan khusus. Kendati tidak perlu dipanaskan ternyata mobil dengan mesin turbo perlu melalui proses pendinginan sebelum mesin dimatikan.

Dia menjelaskan bahwa mesin turbo menghasilkan panas yang luar biasa saat digunakan. Dengan demikian berbeda dengan mobil pada umumnya, mesin tersebut membutuhkan waktu cooling down. 

"Kalau langsung dimatikan mesinnya bisa mempengaruhi usia komponen," kata Rifat Sungkar.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian