Netral English Netral Mandarin
23:59wib
BMKG menyatakan gempa yang terus berlangsung di wilayah Ambarawa Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga merupakan jenis gempa swarm dan perlu diwaspadai. Sejumlah calon penumpang pesawat di Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang, mengeluhkan soal aplikasi PeduliLindungi serta harga tes PCR yang dinilai mahal.
Pentingnya Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ

Kamis, 29-Juli-2021 13:15

Pentingnya Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ
Foto : Halodoc
Pentingnya Orang Tua Dampingi Anak Selama PJJ
40

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Tahun ajaran baru sudah dimulai, di tengah pandemi COVID-19 para siswa kembali melakukan metode Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

Saat PJJ orang tua dituntut untuk terlibat secara aktif dalam pendidikan anak karena belajar sepenuhnya dilakukan dari rumah.

Psikolog klinis anak dan keluarga Samanta Elsener mengatakan sangat penting untuk mengetahui pendekatan yang baik sehingga anak tetap merasa nyaman menjalani sekolah dari rumah.

"Penerapan sekolah online bagi tiap anak dampaknya akan berbeda-beda. Ada yang sangat menikmati, tetapi juga ada yang merasa bosan dan kurang bersemangat. Orang tua harus mengenali terlebih dahulu karakter anak sehingga dapat menentukan bentuk dukungan terbaik bagi anak," kata Samanta dalam siaran persnya, Rabu, (28/7/2021).

Orang tua juga sebaiknya bisa melakukan validasi terhadap emosi anak sehingga ada proses empati yang terjadi.

"Hal ini akan memberikan sinyal kepada anak bahwa mereka dapat merasa aman nyaman bersama orang tua di rumah," katanya.

Dalam talk show yang digelar secara virtual oleh platform belajar online Pahamify beberapa waktu lalu, Samanta menjelaskan bahwa tuntutan terhadap anak untuk selalu mendapatkan nilai yang tinggi sebaiknya tidak terus menerus dilakukan karena akan menambah beban anak.

"Tantangan anak di masa mendatang bukan hanya masalah nilai di sekolah, tetapi juga bagaimana mereka bisa mengontrol diri dalam penggunaan gadget, memiliki keterampilan sosial, serta menjaga kesehatan mental," katanya.

Saat pandemi, anak-anak diharapkan bisa memiliki sifat yang fleksibel, yakni mampu beradaptasi dalam berbagai situasi.

Senada dengan Samanta, Chief Executive Officer (CEO) Pahamify Syarif Rousyan Fikri mengatakan bahwa PJJ merupakan hal yang baru bagi siswa, orang tua, guru, dan stakeholder pendidikan lainnya oleh karenanya banyak proses trial and erros demi menemukan metode terbaik dalam proses belajar dan mengajar.

"Pahamify berkomitmen untuk senantiasa mendampingi orang tua dalam mendukung anak mencapai prestasi melalui proses belajar yang optimal. Acara ini menjadi salah satu kontribusi kami untuk mewujudkan komitmen tersebut," kata Fikri.

 

Reporter : Sulha Handayani
Editor : Wahyu Praditya P