Netral English Netral Mandarin
02:46wib
Lebih dari 4.300 orang telah meninggal dunia akibat "jamur hitam" di India yang umumnya menyerang pasien-pasien Covid-19. Gojek, Grab, dan ShopeeFood membantah terlibat dalam seruan aksi demo nasinonal Jokowi End Game yang berlangsung hari ini.
Penuhi Kebutuhan Magnesium Jika Tidak Ingin Mengidap 5 Penyakit Ini

Kamis, 13-Mei-2021 15:30

Magnesium dilaporkan terlibat dalam 300 lebih proses biologis yang terjadi di dalam tubuh.
Foto : Zinc
Magnesium dilaporkan terlibat dalam 300 lebih proses biologis yang terjadi di dalam tubuh.
7

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Zat mineral memegang peranan cukup penting bagi tubuh. Magnesium contohnya, jika terjadi kekurangan maka tubuh akan mengalami hipomagnesemia. Kekurangan magnesium bahkan bisa menyebabkan gangguan kesehatan mental. 

Merangkum WebMD, magnesium dilaporkan terlibat dalam 300 lebih proses biologis yang terjadi di dalam tubuh. Beberapa manfaat magnesium bagi tubuh di antaranya yakni menjaga metabolisme tubuh, menjaga kesehatan tulang karena dapat membantu penyerapan kalsium serta vitamin D di dalam tubuh, mencegah berbagai gangguan fungsi jantung karena dapat mencegah penyumbatan pembuluh darah dan darah tinggi, memaksimalkan kerja hormon insulin yang bertugas mengatur kadar gula darah, sehingga sangat baik diasup terutama oleh penderita dibetes.

Magnesium juga berperan dalam proses metabolisme tubuh yang menghasilkan tenaga atau energi Dalam beberapa kasus, defisiensi magnesium mungkin kurang terdiagnosis karena tanda-tanda yang jelas biasanya tidak muncul sampai kadar mineral ini menjadi sangat rendah di dalam tubuh. 

Baca Juga :

Selain itu, gejala kekurangan magnesium mungkin menyerupai dengan gangguan kesehatan yang disebabkan oleh hal lain. Setidaknya berikut ini adalah beberapa tanda atau gejala kekurangan magnesium yang bisa diajadikan perhatian: 

1. Kedutan dan kram otot 

Melansir Health Line, munculnya kedutan, tremor, dan kram otot adalah tanda-tanda kekurangan magnesium yang umum terjadi. Dalam skenario kasus terburuk, defisiensi magnesium bahkan dapat menyebabkan kejang. 

Menurut para peneliti, hal ini bisa terjadi akibat banyaknya kadar kalsium yang masuk ke dalam sel saraf sehingga merangsang saraf otot secara berlebihan. Tapi, ingatlah bahwa kedutan otot yang tidak disengaja dapat disebabkan oleh banyak hal lainnya. 

Baca Juga :

Misalnya, stres atau terlalu banyak mengonsumsi kafein juga dapat menjadi penyebabnya. Kedutan mungkin juga merupakan efek samping dari konsumsi beberapa obat atau gejala penyakit neurologis, seperti neuromyotonia, atau penyakit neuron motorik. Meski kedutan sesekali normal, seseorang sebaiknya segera menemui dokter jika gejala yang dialami terus berlanjut. 

2. Gangguan kesehatan mental 

Gangguan kesehatan mental adalah konsekuensi lain dari kekurangan magnesium. Ini termasuk sikap apatis yang ditandai dengan mati rasa mental atau kurangnya emosi. Kekurangan magnesium yang terus memburuk bahkan dapat menyebabkan delirium dan koma. 

Selain itu, studi observasi telah mengaitkan kadar magnesium rendah dengan peningkatan risiko depresi. Secara garis besar, kekurangan magnesium adalah kondisi yang perlu diantisipasi atau diatasi karena dapat menyebabkan disfungsi saraf dan menurunkan kondisi kesehatan mental pada beberapa orang. 

3. Osteoporosis 

Osteoporosis adalah kelainan yang ditandai dengan tulang yang lemah dan peningkatan risiko patah tulang. Banyak faktor yang mempengaruhi risiko terjadinya osteoporosis. Ini termasuk: Penuaan Kurang olahraga Asupan vitamin D dan vitamin K yang buruk dari makanan Menariknya, kekurangan magnesium dilaporkan juga menjadi faktor risiko terjadinya osteoporosis. 

Kekurangan mineral ini bukan hanya dapat melemahkan tulang secara langsung, tetapi juga bisa menurunkan kadar kalsium dalam darah, penyusun utama tulang. 

4. Kelelahan dan kelemahan otot 

Saat tubuh mengalami kelelahan fisik atau mental, bisa jadi kondisi itu disebabkan oleh kekurangan magnesium. Tapi, ingatlah bahwa setiap orang bisa menjadi lelah dari waktu ke waktu. Biasanya, rasa lelah itu menandakan seseorang perlu istirahat. 

Namun, kelelahan yang parah atau terus-menerus bisa jadi merupakan pertanda adanya masalah kesehatan. Karena kelelahan merupakan gejala nonspesifik, penyebabnya tidak mungkin diidentifikasi kecuali disertai gejala lain. 

Tanda lain yang lebih spesifik dari kekurangan magnesium adalah kelemahan otot atau dikenal dengan istilah myasthenia. Para ahli percaya bahwa lemahnya otot tersebut disebabkan oleh hilangnya kalium dalam sel otot, suatu kondisi yang terkait dengan kekurangan magnesium. Oleh karena itu, kekurangan magnesium adalah salah satu penyebab kelelahan atau kelemahan. 

5. Tekanan darah tinggi 

Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kekurangan magnesium dapat meningkatkan tekanan darah. Kondisi tekanan darah tinggi atau hipertensi ini tentu perlu diwaspadai karena merupakan faktor risiko kuat untuk penyakit jantung. 

Tapi, penelitian lebih lanjut masih diperlukan karena klaim tersebut baru didasari pada studi hewan uji, bukan langsung menyasar manusia. 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani