Netral English Netral Mandarin
06:11wib
Putri salah satu pendiri Microsoft, Bill Gates yakni Jennifer Gates, sudah resmi menikah dengan pacarnya. Ia menikah dengan pria muslim dari Mesir bernama Nayel Nassar. Tim bulu tangkis putri China menjadi juara Piala Uber 2020 setelah mengalahkan Jepang pada final yang berlangsung di Ceres Arena, Aarhus, Denmark, Minggu (17/10/2021) dini hari WIB.
Per Hari Ini Tarif Tol Jakarta-Surabaya Naik jadi Rp 722 Ribu

Kamis, 19-Agustus-2021 15:20

Gerbang Tol
Foto : Istimewa
Gerbang Tol
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mulai dini hari tadi, atau Kamis (19/8/2021) pukul 00:00 WIB, PT Jasa Marga (Persero) menaikkan tarif Tol Jakarta- Surabaya untuk kendaraan golongan I dari Rp691.500 menjadi Rp722 ribu (4,41%).

Corporate Communication and Community Development Group Head Jasa Marga, Dwimawan Heru, menjelaskan, kebijakan itu diambil karena adanya perubahan tarif di empat ruas Jalan Tol Trans Jawa yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT), anak usaha PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan Waskita Toll Road.

Keempat ruas jalan tol itu adalah Jalan Tol Pemalang-Batang yang dikelola PT Pemalang Batang Toll Road; Jalan Tol Batang-Semarang yang dikelola PT Jasamarga Semarang Batang.

Kemudian Jalan Tol Solo-Ngawi yang dikelola PT Jasamarga Solo Ngawi; dan Jalan Tol Pasuruan-Probolinggo yang dikelola PT Trans Jawa Paspro Jalan Tol.

Tarif tol Jakarta-Surabaya sendiri merupakan kumulatif dari sejumlah transaksi di Gerbang Tol (GT) utama, misalnya dari Jakarta menuju Surabaya yang melalui GT Cikampek Utama, GT Palimanan Utama, GT Kalikangkung, dan GT Warugunung.

Heru menambahkan, dasar penyesuaian tarif tol diatur pada pasal 48 ayat (3) UU Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan, dan pasal 68 ayat (1) Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol, sebagaimana telah diubah terakhir dengan PP Nomor 30 Tahun 2017 tentang Perubahan Ketiga atas PP Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol.

"Berdasarkan regulasi itu, evaluasi dan penyesuaian tarif tol dilakukan setiap dua tahun sekali berdasarkan pengaruh laju inflasi," kata Heru dalam keterangan yang dikutip pada Kamis (19/8/2021).

Menurut dia, penyesuaian tarif jalan tol dibutuhkan untuk memastikan iklim investasi jalan tol kondusif, menjaga kepercayaan investor dan pelaku pasar terhadap industri jalan tol yang prospektif di Indonesia, serta menjamin level of service pengelola jalan tol tetap sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.

"Dengan adanya jalan tol, distribusi barang dan jasa dari para pelaku usaha dapat lebih cepat diterima, sehingga denyut ekonomi dapat berputar kembali dan perlahan berangsur normal kembali," jelasnya.

Heru juga mencatat jumlah pengguna jalan dengan perjalanan menerus Jakarta-Surabaya sebesar 60% dibandingkan dengan komuter di masing-masing ruas jalan tol.

Ia berharap penyesuaian tarif sebesar 4,41?pat disandingkan dengan benefit to cost yang didapatkan. Dalam hal ini, penggunaan jalan tol dapat menghemat waktu tempuh perjalanan dan bahan bakar minyak (BBM) yang digunakan.

Untuk diketahui, kendaraan golongan I terdiri dari sedan, mobil jip, pick up atau truk kecil, dan bus.

Reporter : Wahyu Praditya P
Editor : Irawan HP