Netral English Netral Mandarin
01:50wib
Aparat dari satuan TNI dan Polri akan menjadi koordinator dalam pelaksanaan tracing (pelacakan) Covid-19 dalam Pemberlakuan Pembatasan Sosial Masyarakat (PPKM) yang kembali diperpanjang. Presiden Joko Widodo memberi kelonggaran selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 diperpanjang mulai 26 Juli hingga 2 Agustus 2021.
Percaya atau Tidak? Ini 5 Rahasia Italia Sukses di EURO 2020

Jumat, 25-Juni-2021 09:28

Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini.
Foto : Goal
Pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini.
4

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Italia menghadapi Austria dalam babak 16 besar EURO 2020 setelah melewati perjalanan gemilang selama fase grup.Mereka akan ke London dengan salah satu tujuan memecahkan rekor timnas Italia pada 1930-an, 30 pertandingan tak terkalahkan.Azzurri memenangi semua dari tiga pertandingan Grup A dengan mencetak tujuh gol, tidak kebobolan dan memainkan gaya sepak bola menyerang yang enak ditonton.Mengapa Azzurri sedemikian perkasa? Berkata kepada laman UEFA.com, reporter tim Italia Paolo Menicucci mengungkapkan lima faktor kunci yang membuat Italia seperti itu.1. Semua pemain dilibatkanMancini pernah menjadi pemain yang sama sekali tak pernah diturunkan saat Piala Dunia 1990. Dia ingin hal seperti ini tidak menimpa skuad Azzurri saat ini.Oleh karena itu, dari 26 pemain yang dia bawa ke Euro 2020, 25 pemain di antaranya sudah dia mainkan. Hanya satu yang belum, yakni kiper Alex Meret.Gelandang serang Federico Bernardeschi menyebut faktor ini demikian penting karena membangun kesatuan dan kekompakan, karena semua merasa dilibatkan. "Menurut saya ini fundamental dalam mencapai hasil yang benar-benar besar," kata Bernardeschi.2. Ciuman keberuntunganIngatkah Anda kepada ritual bek tengah Prancis Laurent Blanc yang mencium kepala kiper botak Fabien Barthez sebelum turun bermain? Nah, kebiasaan ini dilakukan juga oleh Azzurri, khususnya Leonardo Bonucci, terhadap asisten pelatih Mancini yang juga berkepala botak, Attilio Lombardo. Dia mendapat panggilan sayang dari para penggemarnya, "Rajawali Botak".Dan si Rajawali Botak ini bukan sembarang asisten Mancini, karena dia juga mantan rekan satu tim Mancini sewaktu bermain dulu di Sampdoria. "Geng Sampdoria" sekarang lagi menguasai Azzurri, karena selain Lombardo ada juga Gianluca Vialli yang mengetuai delegasi Italia, dan trio Alberico Evani, Giulio Nuciari dan Fausto Salsano yang menjadi staf Mancini.3. Maskot ciptaan peraih OscarMaskot Euro 2020 yang dinamai Skillzy itu adalah karya ciptaan mendiang seniman efek khusus Carlo Rambaldi yang orang Italia.Rambaldi meraih tiga Oscar untuk karya special effect-nya dalam film King Kong (1977), Allien (1979) dan E.T. (1982).Maskot buatan orang Italia ini memberikan keberuntungan kepada Azzurri sampai-sampai Presiden Federasi Sepakbola Italia (FIGC) Gabriele Gravina menyatakan Italia bersiap "memberikan Oscar keempat kepada Carlo" Rambaldi yang meninggal dunia pada 2012.4. Musik yang juga karya peraih OscarMusisi Italia peraih tiga Oscar, Giorgio Moroder, mengarang lagu 'Un'estate Italiana' yang dikenal sebagai soundtrack Piala Dunia 1990 di Italia.Nah, lagu ini belakangan sering dinyanyikan para penggemar Azzurri dan juga pemain-pemain Italia, termasuk Giorgio Chiellini, yang menjadi "sesepuh" dalam skuad Azzurri sekarang, yang saat PIala Dunia 1990 sudah berusia sembilan tahun, sedangkan 19 pemain Italia lainnya belum lahir saat itu.5. PizzaBukan cuma musik yang merayakan keberhasilan Azzurri masuk fase knockout, karena ternyata pizza juga ikut merayakannya.Setelah menang melawan Wales, mendapat kunjungan dari Ciro Oliva, pembuat pizza terkenal dari kota Naples atau Napoli yang juga kawan baik striker Lorenzo Insigne. Oliva inilah yang menyajikan pizza kepada semua pemain untuk merayakan kemenangan itu.

Reporter : Widita Fembrian
Editor : Widita Fembrian