Netral English Netral Mandarin
22:38wib
Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo mewacanakan mengganti maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dengan Pelita Air milik PT Pertamina (Persero). Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar unjuk rasa mengevaluasi 2 tahun kinerja Jokowi-Ma'ruf bersama Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak), Kamis (28/10).
Percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional, Mendes PDTT Tinjau Pertashop di Sidoarjo

Jumat, 03-September-2021 14:00

Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar Tinjau Pertashop
Foto : Kemendes PDTT
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar Tinjau Pertashop
18

SIDOARJO, NETRALNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar didampingi Nyai Lilik Umi Nasriyah melaksanakan kunjungan kerja untuk meninjau Pertashop, kerjasama PT Pertamina dengan Bumdes Sukses Makmur Desa Jemirahan, Kecamatan Jabon, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Tinjauan ini merupakan tindak lanjut atas upaya percepatan pemulihan ekonomi nasional di level desa yang dilaksanakan oleh Kemendes PDTT bersama Kementerian BUMN.

Halim Iskandar menjelaskan bahwa Bumdes saat ini sedang diupayakan untuk menjadi agen Pertamina di tingkat desa.

Adanya kerjasama ini tidak boleh sampai mengganggu usaha yang telah dijalankan oleh masyarakat di desa. Hal ini sebagaimana prinsip tegas Bumdes sebagai upaya untuk kesejahteraan masyarakat di desa.

"Selalu saya tekankan unit usaha yang dikembangkan oleh Bumdes jangan mengganggu dan merugikan usaha-usaha yang sudah dijalankan oleh warga masyarakat," papar Halim Iskandar, Jumat (3/9/2021)

Pertashop di desa Jemirahan telah berjalan selama tiga bulan dengan pendapatan kotor per hari sebesar 1.800.000 dan pendapatan bersih per hari sebesar 170.000 dengan dua tenaga kerja.

Dalam kunjungannya ke Pertashop desa Jemirahan, Gus Menteri juga melayani pengisian BBM ke sejumlah warga. Hal yang sama juga dilaksanakan oleh Dirjen Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Harlina Sulistyorini dan Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani