Netral English Netral Mandarin
03:55wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Perhatian! Masker dengan Katup atau Ventilasi Ternyata Tidak Dianjurkan

Senin, 19-Juli-2021 11:15

Masker dengan ventilasi tak disarankan.
Foto : Mask
Masker dengan ventilasi tak disarankan.
25

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Apakah Anda pernah melihat orang yang menggunakan masker dengan katup atau ventilasi? Atau Anda sendiri merupakan pengguna dari masker yang dimaksud? 

Jika ya, Ada baiknya Anda membaca informasi yang satu ini dan mengganti masker Anda. Bukan tanpa alasan, masker dengan katup atau ventilasi ternyata penggunaannya tidak dianjurkan. 

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) atau Pusat Pengendallian dan Pencegahan Penyakit dan World Health Organization (WHO) atau Organisasi Kesehatan Dunia tidak menganjurkan penggunaan masker dengan katup atau ventilasi, sebagai upaya untuk mencegah penularan Covid-9. 

“Tidak dianjurkan. Maser dengan katup ekshalasi atau ventilasi lebih mudah dan nyaman saat mengeluarkan napas, tetapi droplet lebih mudah keluar dari masker,” ujar dr Adam Prabata PhD Candidate in Medical Science at Kobe University, dikutip dari infografis yang dia berikan, Senin (19/7/2021). 

Pernyataan ini disampaikan dr Adam, karena diakui akhir-akhir ini semakin banyak masker dengan katup atau ventilasi yang dijual di pasaran dan digunakan oleh masyarakat. Selain karena dianggap modelnya bagus, beberapa orang juga merasa bahwa menggunakan masker katup atau ventilasi itu lebih terasa nyaman untuk bernapas dibandingkan dengan masker lainnya.

Ditegaskan dr Adam, berdasarkan keterangan CDC dan WHO, tujuan dan fungsi dari masker sendiri adalah mencegah penularan Covid-19 dari pengguna masker. Terdapat kemungkinan bahwa kita terinfeksi Covid-19 dan bisa menularkan ke orang lain meskipun tidak bergejala. 

Melalui penggunakan maskerlah merupakan upaya untuk melindungi orang di sekitar kita. Menggunakan masker juga mencegah kita tertular Covid-19 dari orang yang sedang terinfeksi. 

“Ketidakmampuan untuk mencegah penularan Covid-19  dari diri kita sendiri ke orang lain menyebabkan masker dengan katup ekshalasi atau ventilasi tidak dianjurkan sebagai pencegahan Covid-19,” tegas dr Adam. 

Saat ini dianjurkan agar masyarakat menggunakan masker dobel. Pertama adalah penggunaan masker medis untuk bagian dalam dan masker kain untuk bagian luar. Masker kain dapat menutup celah yang ada antara wajah dan area pinggir masker medis. 

“Ini dapat meningkatkan perlindungan dan menurunkan risiko tertular Covid-19. Terbukti lebih efektif untuk menyaring droplet yang beradal dari saluran napas,” ujar dr Adam. 

Menurut Studi Brooks, 2021 presentase partikel yang terblokir pada percobaan simulasi batuk adalah: 56,1 persen untuk masker bedah; 51,4 persen pada masker kain; 85,4 persen pada masker medis yang dilapisi oleh masker kain. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani