• News

  • Peristiwa

BMKG Prediksi Wilayah Ini Akan Alami Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Kilat

Ilustrasi hujan lebat.
Istimewa
Ilustrasi hujan lebat.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika ( BMKG) memperingatkan adanya potensi hujan lebat disertai angin kencang dan kilat yang akan terjadi dalam tiga hari kedepan, yakni pada 16 – 18 September 2019 di sejumlah wilayah Indonesia.

Potensi hujan lebat terjadi karena Massa udara basah di lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Papua Barat dan Papua. Daerah yang memiliki potensi konvektif dari faktor lokal dengan nilai indeks labilitas atmosfer sedang/kuat terdapat di wilayah Aceh, Sumatera Utara, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Papua. Terdapat daerah tekanan rendah (LPA) di Kamboja 1006 hPa.

Konvergensi terbentuk memanjang dari Laut Tiongkok Selatan hingga Filipina. Daerah belokan angin terdapat di wilayah Sumatera bagian tengah, Kalimantan bagian barat, Maluku Utara dan Perairan Utara Papua. Low level jet dengan kecepatan angina mencapai >25 kt terdapat di wilayah Teluk Thailand, Laut Tiongkok Selatan dan Samudera Pasifik Timur Philipina.

Demikian keterangan tertulis yang Netralnews terima dari Bagian Hubungan Masyarakat dan Biro Hukum dan Organisasi BMKG, Senin (16/9/2019).

Berdasarkan hasil pantauan BMKG, wilayah Papua berpotensi diterpa hujan lebat pada hari ini, Senin (16/9/2019) hingga lusa, Rabu (18/9/2019).

Sementara itu wilayah Aceh dan Sumatera Utara berpotensi diterpa hujan dengan intensitas lebih lebat disertai angin kencang dan kilat/petir pada hari ini, Senin (16/9/2019), sedangkan untuk esok hari, Selasa (17/9/2019) hingga lusa, Rabu (18/9/2019) wilayah Aceh berpotensi mengalami hujan lebat disertai angina kencang, kilat/petir.

BMKG terus mengimbau masyarakat yang berdomisili atau sedang berada di beberapa wilayah yang berpotensi hujan lebat hingga disertai angin kencang dan petir/kilat tersebut untuk selalu berhati-hati ketika beraktivitas di luar ruang, serta persiapkan diri dengan peralatan antisipasi hujan. 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian