• News

  • Peristiwa

Waspada! Bila Awan Bertumpuk seperti Bunga Kol, Ini Kata BMKG

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorita Karnawati.
foto: genpi.co
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorita Karnawati.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Fenomena angin kencang mulai terjadi di beberapa bagian Indonesia, seperti di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah baru-baru ini yang disebabkan tekanan udara dan topografi lokal, kata Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Dwikorita Karnawati.

"Itu karena kondisi lokal setempat yang dipengaruhi oleh tekanan udara secara lokal dan juga dipengaruhi oleh kondisi topografi di sekitar itu. Meski topografi rata tapi di sekitar banyak tegakan-tegakan misalnya pohon dan bangunan. Itu juga mempengaruhi arah angin," ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati  di Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Sebanyak total 22 siswa di sebuah SMK di Sragen tertimpa bangunan aula berbentuk joglo yang roboh akibat angin kencang dan hujan deras. Sebagian siswa ada yang mengalami luka hingga patah tulang.

Menurut mantan Rektor Universitas Gadjah Mada itu, terdapat beberapa tanda yang bisa diwaspadai masyarakat untuk mengantisipasi kejadian angin kencang. Salah satu tandanya adalah awan yang bertumpuk-tumpuk yang dia andaikan seperti bunga kol atau belalai.

Bila itu muncul saat langit cerah maka  itu merupakan gejala awal dan jika berangsur menggelap maka fenomena angin kencang akan terjadi tidak lama lagi, katanya.

Untuk menghadapi hal tersebut, Kepala BMKG meminta agar masyarakat mewaspadai kondisi-kondisi awan di sekitar dan mengantisipasi dengan langkah praktis seperti memangkas pohon yang dahannya sudah rapuh.

"Siapkan agar tegakan-tegakan misalnya pohon-pohon yang berdahan dan beranting rapuh agar segera dipangkas agar tidak mudah roboh. Baliho-baliho juga agar segera diperiksa agar tidak mudah roboh, begitu juga dengan tiang bangunan, bangunan dan atap genteng," ujar Dwikorita dinukil Antara.

BMKG sendiri sudah mengeluarkan peringatan akan potensi terjadinya hujan deras disertai petir dan angin kencang yang akan melanda beberapa wilayah di Indonesia, antara lain di Pulau Jawa dan Sumatera.

Editor : Taat Ujianto