• News

  • Peristiwa

Terkait Target Situs Budaya Iran, Trump Mengaku Siap Patuh Hukum Internasional

Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Twitter Donald Trump
Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

WASHINGTON, NETRALNEWS.COM - Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Selasa mengaku akan tunduk pada hukum internasional tentang menghindari penargetan situs budaya dalam serangan militer, menarik ancaman yang dilontarkan kepada Iran beberapa hari lalu.

Trump pada Sabtu menyebutkan Amerika Serikat menargetkan 52 situs Iran, termasuk salah satu yang sangat penting bagi budaya Iran dan akan meluncurkan ofensif jika Iran menyerang warga negara Amerika atau pun aset milik AS dalam aksi balasan atas kematian komandan militer mereka Qassem Soleimanioleh AS.

Menyerang situs budaya akan melanggar konvensi dan pakta internasional, dan ancaman tersebut menuai kekhawatiran di seluruh dunia.

Trump, yang berbicara kepada awak media di Oval Office saat bertemu dengan Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis, memperjelas bahwa dirinya akan tunduk pada hukum tersebut.

"Anda tahu, kalau itu hukumnya, saya setuju untuk tunduk pada hukum tersebut. Namun pikirkan: Mereka membunuh orang-orang kami, mereka meledakkan orang-orang kami dan kemudian kami harus sangat baik hati dengan institusi budaya mereka. Tetapi tak masalah bagi saya. Tak apa-apa," katanya, seperti dilaporkan Reuters.

"Saya akan katakan ini: jika Iran melakukan apa saja yang seharusnya tidak mereka lakukan, mereka akan menanggung akibatnya," tambahnya.

Pemimpin Mayoritas Senat AS Mitch McConnel mengatakan saat konferensi pers pada Selasa bahwa tak pantas bagi Amerika Serikat untuk menyerang situs budaya Iran. Demikian seperti dilansir Antara, Rabu (8/1/2020).

Editor : Irawan.H.P