• News

  • Peristiwa

Demokrat-PKS Ngotot Bentuk Pansus Jiwasraya, Ini Tanggapan Wakil Ketua DPR

Demokrat-PKS ngotot bentuk Pansus Jiwasraya.
BUMN
Demokrat-PKS ngotot bentuk Pansus Jiwasraya.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisi VI dan XI DPR telah membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait permasalahan di PT Asuransi Jiwasraya (Persero), Asabri dan asuransi BUMN lainnya. Komisi III juga berencana membentuk Panja mengenai masalah ini.

Sementara beberapa fraksi seperti PKS dan Demokrat tetap bersikukuh agar DPR membentuk Panitia Khusus (Pansus) untuk menelisik lebih jauh masalah di asuransi-asuransi pelat merah itu.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pada intinya pembentukan Panja ataupun wacana Pansus intinya sama, yakni ingin memperjuangkan nasib para nasabah polis Jiwasraya supaya hak-hak mereka bisa dikembalikan serta membenahi industri jasa keuangan BUMN.

"Ya sebenarnya tujuannya adalah bagaimana uang yang sudah hilang itu balik, yang punya rakyat banyak diselamatkan, bagaimana kemudian kinerja dari pada Asuransi Jiwasraya dan Asabri menjadi membaik, dan bagaimana penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya," kata Sufmi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2020).

Terkait langkah DPR lebih dulu membentuk Panja ketimbang Pansus, Dasco menjelaskan bahwa Panja dibentuk karena DPR ingin merespon cepat kasus Jiwasraya cs yang telah dipaparkan oleh pemerintah.

"Nah setelah melihat paparan dari pihak Menteri Keuangan, BUMN , Kejaksaan Agung, dan kepolisian kemarin yang sudah melakukan langkah-langkah , kami berpikir bahwa langkah-langkah itu langsung direspon cepat dengan membentuk Panja-Panja agar bisa merespon langkah-langkah tersebut," ungkapnya.

"Kalau kita membentuk Pansus itu memang katanya kewenangan lebih luas, tapi apa yang mau dicapai Pansus ini sudah mulai dikerjakan. jadi kita harus respon dengan Panja-Panja yang segera dibentuk," jelas Dasco.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan, apapun bentuknya, entah itu Panja ataupun Pansus, semua memiliki semangat yang sama yaitu memperjuangkan nasib para nasabah dan membenahi tata kelola asuransi BUMN.

"Saya pikir masyarakat luas tidak pusing mau Panja atau Pansus tapi yang penting bagaimana uang mereka kembali. bagaimana kemudian prajurit TNI-Polri, bagaimana kinerja Jiwasraya dan Asabri ini membaik dan penegakan hukum berjalan itu saya pikir," pungkasnya. 




Editor : Sulha Handayani