• News

  • Peristiwa

Dituding Manipulasi Surat Rekomendasi TACB soal Formula E, Ini Bantahan Pemprov DKI

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah.
NNC/Martina Rosas
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Saefullah.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menuding adanya dugaan manipulasi surat rekomendasi dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) soal Formula E di Monas. Tudingan tersebut langsung dibantah Sekretaris Provinsi (Sekda) DKI Jakarta Saefullah.

Menurut Saefullah, tidak ada manipulasi meski ada kesalahan surat. Diungkapkannya, ada salah pengetikan sehingga tertulis ada rekomendasi dari TACB. Namun hal itu disebut bukan satu masalah.

"Kagak ada. Kesalahan itu kan siapa saja bisa salah. Ya salam hangat buat Pak Ketua (DPRD DKI)," kata Saefullah kepada wartawan di Balai Kota DKI, Jumat (14/2/2020).

"Ya salah info-info saja dia, tanya (rekomendasi) ke mana, bilangnya (tulisnya) ke mana," lanjut Saefullah.

Diketahui, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi mengatakan akan memanggil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Prasetio akan mengklarifikasi perihal dugaan manipulasi surat rekomendasi dari TACB soal Formula E di Monas.

Rekomendasi yang dimaksud Prasetio adalah salah satu poin yang tercantum dalam surat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Mensetneg selaku Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka tertanggal 11 Februari 2020.

Dalam surat bernomor 61/-1.857.23 perihal Tindak Lanjut Persetujuan Komisi Pengarah atas Penyelenggaraan Formula E Tahun 2020 di Kawasan Medan Merdeka, poin kedua menyatakan Pemprov telah memperoleh rekomendasi dari TACB. Namun Ketua TACB Mundardjito membantah memberikan rekomendasi tersebut.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Irawan.H.P