• News

  • Peristiwa

Politisi Demokrat: Anies Biarkan Jakarta Banjir Karena Dia Pasrah Menerima Takdir

Politisi Demokrat: Anies biarkan Jakarta banjir karena dia pasrah menerima takdir.
Berita Jakarta
Politisi Demokrat: Anies biarkan Jakarta banjir karena dia pasrah menerima takdir.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaeanmengkritik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan terkait banjir yang melanda Ibukota beberapa hari terakhir.

Lewat akun Twitternya, Ferdinand kembali mengunggah video pernyataan Anies saat masa Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Kala itu Anies memberikan ide pembuatan drainase vertikal. Menurut Anies resapan air itu bisa menjadi jalan keluar mengatasi banjir.

Dalam video tersebut Anies mengatakan bahwa hujan yang turun dari langit harus dimasukkan ke dalam tanah, dan bukan dialirkan ke laut melalui gorong-gorong raksasa karena melawan Sunatullah.

Anies juga mengkritik kinerja Pemprov DKI yang waktu itu dipimpin Basuki Tjahja Purnama (BTP/Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Ia menyebut Pemprov DKI telah melakukan kesalahan fatal lantaran mengalirkan air hujan ke laut.

Karena pernyataan tersebut, Ferdinand mengaku tidak heran jika Anies membiarkan Jakarta dilanda banjir karena pasrah pada takdir.

"Kalau sudah bicara tentang Sunnatullah, artinya bicara takdir dan pasrah menerima," tulis @FerdinandHaean2,  Senin (24/2/2020).

"Saya jadi tidak heran mengapa @aniesbaswedan membiarkan Jakarta banjir, rupanya dia mau pasrah menerima takdir saja tanpa mau berbuat sesuatu. Padahal BANJIR ITU BUKAN SUNNATULLAH," jelas Ferdinand.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani