• News

  • Peristiwa

Putin Besuk Langsung Pasien Corona, Netizen: Pak Jokowi Ditunggu Blusukannya

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon
Fajar
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Fadli Zon sepertinya tak henti-hentinya menyindir Presiden Joko Widodo di tengah mewabahnya virus corona atau Covid-19 ini. Selain terus mendesak Presiden untuk melakukan lock down, Fadli juga terus mengkritik setiap langkah yang dilakukan pemerintah. 

Yang terbaru, mantan wakil pimpinan DPR tersebut menyindir Presiden Jokowi untuk meniru apa yang telah dilakukan pemimpin Rusia, Vladimir Putin yang berani turun di garis depan untuk menengok langsung pasien Covid-19 yang tengah dirawat di rumah sakit. 

Politisi Partai Gerindra itu meretweet postingan dari Yusran Ishak @yusran579 yang menampilkan sebuah video. Di video tersebut tampak Putin tengah mengenakan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) berwarna kuning lengkap dengan topeng pelindung muka.

"Ayo P @jokowi, jangan kalah oleh Putin," kata Fadli di akun Twitternya, Rabu (25/3/2020) dini hari. 

Postingan anggota DPR itu pun mendapat banyak dukungan dari netizen. Yusran sendiri mengaku kagum dengan putin karena  berani hadir di garda depan membesuk pasien corona. "Putin merasakan apa yang dirasakan semua pihak," kata @yusran579.

Sementara akun Johns Markim @etty_markim langsung menagih kebiasaan jokowi blusukan di momen seperti ini. 

"Ditunggu blusukannya," kata Johns. 

"bisa jadi trus akan besuk beneran, masalahnya pasien beneran atau bkn. Phm kan maksud gue?," kata @trierodex

"Jangan ah Pak. Nanti mati gimana?," tutur @AssaMaulana

Di antara semua komen negatif, @SantriGarisTepi punya pandangan berbeda. 

"Mau mancing di air keruh, ya? Kalau Pak @jokowi membesuk pasien COVID-19, nanti bibir tipismu akan nyinyiri pencitraan?"

Sebelumnya, politikus Partai Demokrat Jansen Sitindaon menyebutbahwa di situasi seperti saat ini, rakyat butuh kegemaran Jokowi yang sudah dilakukan sejak dahulu yaitu blusukan. Tapi sayangnya, mereka malah takut kena virus corona.

"Kita saat ini benar² terjepit. Gimana pemerintah mau ngurusi rakyatnya kalau utk koordinasi saja mereka pakai teleconfrence. Pemerintah sendiri takut kena Corona. Padahal disituasi skrg, "blusukan" ala Presiden ke lapangan yg sangat dibutuhkan utk ngecek kesiapan Rumah Sakit dll," tulis Jansen lewat aku Twitternya, @jansen_jsp, Selasa, 17 Maret 2020.

Jansen menilai situasi saat ini akibat sejak awal pemerintah terkesan main-main, tidak serius menghadapi corona ini. Sekarang ini, pintu masuk sudah bobol, posisi virus sudah di pemukiman dan pemerintah kelabakan.

"Saya masih ingat sejak 26 Januari sudah ngetwitt panjang terkait Corona ini," tulis dia lagi.

Meski demikian, Jansen menyadari tak ada gunanya mengingat-ingat lagi ke belakang. Dia menegaskan bahwa rakyat cuma meminta para menteri yang kemarin komentarnya "sok jago" terkait corona ini sekarang maju ke depan buat kebijakan yang terpadu, terkoordinasi dan terintegrasi memperbaiki keadaan yang kacau balau seperti saat ini.

 

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sesmawati