• News

  • Peristiwa

Jokowi Mau Gratiskan Listrik 3 Bulan, Tengku Zulkarnain: Kasihan PLN

Presiden Jokowi bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Menko Marves pada acara peninjauan sterilisasi terminal 3 bandara Soeta beberapa waktu lalu.
Setkab
Presiden Jokowi bersama Menteri BUMN Erick Thohir dan Menko Marves pada acara peninjauan sterilisasi terminal 3 bandara Soeta beberapa waktu lalu.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menangguhkan atau menggratiskan pembayaran listrik 24 juta masyarakat miskin. Ini berlaku selama 3 bulan, yakni April, Mei dan Juni 2020.

Ini berlaku bagi pelanggan yang menggunakan daya listrik 450 VA dan pelanggan listrik dengan daya 900 VA bersubsidi akan diberikan diskon 50 persen. Kebijakan ini diberikan untuk menekan dampak ekonomi pandemi virus corona.

Menanggapi hal ini, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain turut angkat bicara. Menurut informasi yang dia baca, PLN sebut tidak ada kompensasi untuk pelanggan terkait kasus corona.

"Kasihan PLN jika digratiskan. PLN bisa kehilangan ratusan Milyar," cuit dia, Rabu (1/4/2020).

Kebijakan ini menurutnya bisa berlaku apabila ada ada suntikan dana khusus dari APBN oleh negara.

"Kami mengerti.
Semoga PLN tetap jaya.
Amin...," kata dia.

Lebih lanjut dia ketahui, bila Jokowi mau menggratiskan listrik selama tiga bulan, PLN masih menunggu Surat Resmi Menteri ESDM, bagaimana praktik dan berapa lama.

Pasalnya, PLN adalah operator yang memang harus jelas juklak nya, baru bisa kerjakan kebijakan yang dikatakan pemerintah.

"Jika tidak bisa kacau semua.
Selamat bekerja Profesional wahai PLN...," kata dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P