• News

  • Peristiwa

DKI akan Terapkan PSBB, Denny: Pak Anies Mohon Perhatikan Ojol, Mumpung Anggaran DKI Besar

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Istimewa
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta bakal memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna mencegah penyebaran Covid-19. Saat ini Peraturan Gubernur (Pergub) terkait itu tengah dalam proses pengesahan.

Pegiat media sosial (medsos), Denny siregar meminta Gubernur DKI Anies Baswedan memperhatikan nasib driver ojek online saat penerapan PSBB.

"Pak @aniesbaswedan sbg daerah yg minta pembatasan skala besar, mohon diperhatikan (Ojol). Mumpung anggaran @DKlJakarta jg besar," kata Denny dalam akun Twitternya @Dennysiregar7, Rabu (7/4/2020).

Sebelumnya Asosiasi driver ojek online (ojol), Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) mengajukan tiga permintaan jika pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk cegah virus corona berlaku. Salah satunya pemberian Bantuan Langsung Tunai (BLT) ke driver ojol Rp 100.000 per hari.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) baru saja mengeluarkan aturan turun PSBB untuk hambat penyebaran virus corona covid-19. Ketika aturan ini berlaku, driver ojol dilarang mengangkut penumpang, hanya bisa mengirimkan barang atau makanan.

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda), Igun Wicaksono mengatakan ada tiga poin utama menyikapi aturan PSBB. Pertama, pemerintah memberikan kompensasi penghasilan kepada para pengemudi ojol, berupa Bantuan Langsung Tunai yang besarannya 50% dari penghasilan normal para mitra driver. Nilai besaran BLT yang diharapkan yaitu Rp. 100.000/hari.

Kedua, Garda meminta kepada semua pihak aplikator untuk menonaktifkan fitur penumpang dan terus melakukan sosialisasi terkait aplikasi layanan order makanan dan barang.

"Ini kewajiban dari aplikator sebagai penyedia aplikasi agar permintaan order makanan maupun pengiriman barang dapat meningkat sebagai sumber penghasilan mitra ojol agar terus dapat mencari nafkah dan menjaga penghasilan driver ojol agar tidak terus turun drastis akibat dari aturan PSBB," kata Igun kepada CNBC Indonesia, (6/4/2020).

Ketiga, pihak aplikator menerapkan potongan penghasilan mitra driver ojol maksimal 10 persen atau kalau perlu tanpa ada potongan pendapatan dari aplikator, "karena saat ini pendapatan kami masih dipotong 20 persen oleh pihak aplikator," ujarnya.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli