• News

  • Peristiwa

Asmadi Minta Maaf dan Cium Tangan Habib Umar, Ade: Mungkin Tekanan Kaum Kadrun

anggota Satpol PP Asmadi yang meminta maaf ke Habib Umar Abdullah Assegaf
Istimewa
anggota Satpol PP Asmadi yang meminta maaf ke Habib Umar Abdullah Assegaf

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando, merasa heran dengan sikap anggota Satpol PP Asmadi yang meminta maaf ke Habib Umar Abdullah Assegaf sembari mencium tangan pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan itu.

Pasalnya, Ade menyebut, Habib Umar yang melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Surabaya, melawan aparat dan lebih dulu mendorong Asmadi, tapi justru anggota Satpol PP yang meminta maaf sampai mencium tangan sang habib.

Hal itu disampaikan Ade melalui akun Facebook-nya, Sabtu (23/5/2020). Ia juga mengunggah video Asmadi meminta maaf ke Habib Umar.

"Wajarlah kalau para habib besar kepala.

Si Umar Assegaf yang konon habib itu ketahuan melanggar aturan PSBB.

Dia dengan arogan melawan polisi dan Satpol PP. Dia dorong si satpol PP. Dibales dorong oleh Satpol PP," tulis Ade.

"Eh sekarang, malah si satpol PP yang harus minta maaf. Pake harus cium tangan," sambungnya.

Ade Armando menduga, ada pihak yang menekan anggota Satpol PP sehingga bersikap demikian. "Mungkin karena tekanan kaum kadrun ya. Bib, tahu dirilah..," sindir Ade.

Sebelumnya, viral di media sosial video perseteruan antara Habib Umar Assegaf dan anggota Satpol PP, Asmadi.  Peristiwa itu terjadi di pos check point exit Tol Satelit, Surabaya pada Rabu (20/5/2020) sore.

Dalam video tersebut, terlihat Habib Umar memprotes hingga berkelahi dengan petugas Satpol PP ketika mobilnya dihentikan dan diminta putar balik karena melanggar PSBB.

Beberapa hari setelah peristiwa tersebut, Habib Umar dan Asmadi sepakat berdamai setelah dimediasi oleh pihak kepolisian. Video islah keduanya beredar luas di media sosial.

Dalam video itu, Asmadi meminta maaf kepada Habib Umar Assegaf sembari mencium tangan pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan itu.

“Saya meminta maaf yang sebesar- besarnya kepada Habib Umar bin Abdullah Assegaf. Pada saat itu saya khilaf, dan apa yang disampaikan Habib saya sedang kecapean, jadi saya sebagai manusia biasa, saya minta maaf dari hati yang paling dalam,” kata Asmadi.

Permintaan maaf Asmadi diterima Habib Umar bin Abdullah Assegaf. Keduanya kemudian berpelukan. Habib Umar terlihat mencium kening dan mengusap wajah Asmadi.

Setelah berpelukan, Habib Umar tampak membacakan doa dan diikuti oleh Asmadi, sejumlah aparat kepolisian dan beberapa orang lainnya yang hadir dalam islah tersebut. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati