• News

  • Peristiwa

Anies Perpanjang PSBB, Jokowii Pilih New Normal, Ferdinand: Ujungnya Pasti Patuh ke Pusat

Angin berencana perpanjang PSBB.
Metro
Angin berencana perpanjang PSBB.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan kebijakan PSBB di wilayahnya masih mungkin untuk diperpanjang.

Pernyataan ini berlawanan dengan rencana pemerintah yang tengah sibuk mempersiapkan protokol untuk penerapan new normal menghadapi Covid-19.

Menurut politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, pernyataan sang gubernur tak perlu diperdebatkan. Alasannya, menurut Ferdinand, Anies hanya ingin menunjukkan upaya untuk selalu berbeda dengan pemerintah pusat. Tapi, upaya itu, lanjut Ferdinand, akan sia-sia karena ujung-ujungnya pasti DKI Jakarta akan patuh dan menurut pada kebijakan pemerintah pusat.

“Tak perlu didebatkan yang sprt ini. Ini tidak lebih dari upaya yg ingin menunjukkan contrasting perbedaan sikap kebijakan dr pemerintah pusat. Karena ini akan mengkanalisasi dukungan oposan kpd dirinya. Meski PADA AKHIRNYA AKAN PATUH DAN MENURUT PD KEBIJAKAN PUSAT..!” tulis Ferdinand di akun Twitternya, Rabu (27/5/2020).

Sebelumnya diberitakan bahwa, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkap adanya kemungkinan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta diperpanjang.

Hal itu kata Anies Baswedan, terpaksa diterapkan jika masyarakat tidak taat pada aturan PSBB. Apalagi, Anies Baswedan juga mengungkap bahwa tidak menutup kemungkinan datangnya gelombang kedua pandemi Covid-19 di Ibu Kota Jakarta.

Meski begitu, hingga saat ini Anies Baswedan belum dapat memastikan PSBB yang dijadwalkan usai pada 4 Juni 2020 akan diperpanjang atau tidak.
Namun, ia berjanji akan menggunakan data epidemiologi sebagai dasar untuk memutuskan status PSBB di Ibu Kota.

"Apakah nanti ini adalah PSBB penghabisan atau PSBB harus diperpanjang sangat tergantung kepada angka-angka epidemiologi yang ada," ujar Anies di stasiun MRT Bundaran HI, Selasa (26/5/2020).

Anies Baswedan pun mengklaim bahwa sejak penutupan sejumlah tempat umum pada Maret lalu, angka kasus Covid-19 berangsur menurun hingga hari ini.

"Tapi, bila hari-hari ke depan angkanya meningkat karena kita mulai bebas dan bepergian, tidak disiplin menggunakan masker dan cuci tangan, ada potensi kita harus memperpanjang, seakan mengulang proses yang kita kerjakan kemarin," ungkap Anies dalam konferensi pers di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Jakarta, Senin (26/5/2020).

Reporter : Dimas Elfarisi
Editor : Sulha Handayani