• News

  • Peristiwa

Denny Siregar Cerita soal PKI, Netizen: "Mereka Sedang Menjual Sesuatu yg Abstraksi"

Cerita Isu PKI Denny Siregar dapat dukungan dari Netizen.
Media sosial
Cerita Isu PKI Denny Siregar dapat dukungan dari Netizen.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar menghembuskan cerita terkait Paratai Komunis Indonesia di akun twitternya, Jumat, (29/5/2020).

Dalam cuitannya, ia menulis, “Mau cerita dikit nih.. Isu PKI itu berpola. Harus ada momen, biasanya menjelang Pilkada/Pilpres keluar. Tapi isu kali ini berbeda, ada momen spesial. Awalnya, ada keresahan dr sebuah front pembela agama & kelompok2 radikal, krn mrk skrg tercerai berai..Gaya
@jokowi emang keren.

Kelompok2 kayak gini gak dihajar, tapi dielus2 didepan, dibelakang satu persatu "tokohnya" ditikam. Ini hanya bisa dimainkan dgn skenario intelijen luar biasa. Ketika radikalis itu mau membangun sosok dgn konsep "Imam besar", pihak intel langsung gerak

Konsep Imam besar ini mirip dgn penunjukan Ayatullah Khomeini saat melawan Syah Reza Pahlevi di Iran. Harus ada sosok yg bisa menyatukan. Maka dipilihlah HRS utk bangun satu gerakan besar. Sayang, mrk gagal. Intel lbh cerdik, dia kabur gak pulang2..

Tak sedikit warganet yang mendukung pernyataan tersebut.

@Kartolewo2, menulis," Imam jumbo yg satu bermasalah sama syahwat dan lisan kasar. Satunya bermasalah sama kecerdasan....wkwkwk imam jumbo koq impor. Gampang digoreng."

"Mereka sedang menjual sesuatu yg abstraksi. Teriak kebangkitan PKI, diminta data dan buktinya hanya bisa mingkem. Mereka sedang menjual bangkai PKI dan sedang meniup-niup baunya pdhl jasadnya sudah lama terkubur."

@AnakBabeGw,"Ada pidananya gak bg, kalau cetak bendera terlarang, semestinya ada pasal yang mengakomodir ini. Niat jahatnya sudah ada ini......"

@MondyJacob, mencuit," Isu PKI dipercepat sama Kelompok Radikal karena kemungkinan minggu depan mereka mati kena covid

Akun @jon_dicky5, menambahkan," Sorry bang denny,sedikit unek2 nih...dr utas abang diatas sy yakin pemerintah sdh tahu dalang kekisruhan selama ini,bahkan kerusuhan stlh pilpres. Tp kenapa blm ditangkap jg ya? Apa takut timbul kerusuhan atau emang sengaja dipelihara?."

Editor : Sulha Handayani