• News

  • Peristiwa

Ade Armando Ogah Minta Maaf kepada Din Syamsuddin, Denny: Bang Ade Emang Uhuyy

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Istimewa
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat Media sosial Denny Siregar angkat bicara terkait keengganan Ade Armando minta maaf kepada Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin. Denny memuji sikap Ade yang tidal mau minta maaf kepada Din Syamsuddin.

"Hahaha.. bang Ade emang uhuyy..," tulis Denny di akun Twitternya, Selasa (2/6/2020).

Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando, menyampaikan permintaan maaf kepada PP Muhammadiyah yang dianggap telah mendiskreditkan organisasi tersebut.

Sebelumnya Ade mengomentari soal web seminar (webinar) yang diselenggarakan  oleh Masyarakat Hukum Tata Negara Muhammadiyah (Mahutama) dan Kolegium Jurist Institute (KJI) itu.

Webinar itu mengangakat  tema 'Menyoal Kebebasan Berpendapat dan Konstitusionalitas Pemakzulan Presiden di Era Pandemi Covid-19'.

Meski meminta maaf kepada PP Muhammadiyah, Ade menolak meminta maaf kepada mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah,Din Syamsudin yang menjadi pembicara dalam diskusi tersebut.

Meski meminta maaf kepada PP Muhammadiyah, Ade menolak meminta maaf kepada Din Syamsudin yang juga disinggung dalam komentar di Facebook-nya. 

"Tapi saya tidak akan minta maaf kepada Din Syamsudin. Walau dia seorang senior, tapi ucapannya bahwa penyelenggaraan konser virtual dalam rangka penggalangan dana korban terdampak corona yang diselenggarakan BPIP dan MPR menunjukkn pemerintah bergembira di atas penderitaan rakyat adalah pernyataan yang 'jahat' dan 'dungu" tegas Ade.

Sebelumnya, Ketua PP  Muhammadiyah Anwar Abbas menyesalkan nama organisasi Muhammadiyah digunakan dalam penyelenggaraan webinar nasional tentang pemakzulan presiden di era pandemi virus corona (Covid-19). Ia menilai tindakan itu bisa merusak nama baik dan mempersulit posisi organisasi islam yang dipimpinnya saat ini.

"Yang jadi masalah mungkin bukan seminar dan diskusinya ya, tetapi terpakai nama Muhammadiyah. Itu kan masalah sensitif, pakai nama Muhammadiyah tanpa sepengetahuan PP Muhammadiyah," ujar Anwar dikutip dari CNNIndonesia.com

Editor : Sesmawati