• News

  • Peristiwa

Polisi Berhasil Kuak Misteri Hijaber Berlumur Darah di Dalam Jurang, Netizen: Innalillahi

Lokasi penemuan jasad perempuan dengan hijab terlepas penuh darah
foto: Tribunnews.com
Lokasi penemuan jasad perempuan dengan hijab terlepas penuh darah

MOJOKERTO, NETRALNEWS.COM - Polisi memastikan bahwa wanita yang mayatnya ditemukan dengan jilbab terlepas dan penuh darah di jurang Gajahmungkur Desa/Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto merupakan korban pembunuhan.

Korban yang sebelumnya disebut berinisial FN, asal Kediri, ternyata bernama Vina Aisyah Pratiwi (21), warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Namun memang ada beberapa keluarga korban yang tinggal di Kediri.

Warganet yang menunggu perkembangan misteri sosok perempuan itu mulai lega. Akun Facebook @ak Lambe Turah, Jumat (26/6/2020) menulis: Apdetan yg semalam gais

@Vania Leonardo: Semoga cepat ketemu.. Salam sehat selalu Mak

@Ziana Noura Zain: Innalillahi

@Sihombing Yustinus: Kasian orang gedein anak sampe 21 tahun.. Malah di perlakuin kaya gitu

@NaNa Chan: Miris ... moga korban tenang di alamnya & pelaku sgra di temukan utk mempertanggung jwb kan perbuatanya


Sebelumnya dilansir Tribunnews.com, korban yang sebelumnya disebut berinisial FN, asal Kediri, ternyata bernama Vina Aisyah Pratiwi (21), warga Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo. Namun memang ada beberapa keluarga korban yang tinggal di Kediri.

"Jasad wanita yang ditemukan di Pacet dipastikan korban 338 (pembunuhan)," ungkap Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander, Kamis (25/6/2020).

Dony menambahkan, motor Honda Vario dan handphone milik korban juga sudah ditemukan oleh Tim Satreskrim Polres Mojokerto."Barang berharga milik korban berupa sepeda motor dan handphone sudah ditemukan di salah satu terminal," jelasnya.

Alumni AKPOL Tahun 2000 ini menyebut bahwa penyebab kematian korban karena kekerasan akibat benda tumpul di bagian kepala.

"Penyebabnya karena pukulan benda tumpul di bagian kepala sebanyak empat luka. Ada luka di pelipis dan bibir juga ada luka," tambahnya.

Dony menyampaikan bahwa saat ini timnya masih fokus untuk mengungkap pelaku pembunuhan terhadap korban.

Mayat korban ditemukan jurang Gajahmungkur Desa/Kecamatan Pacet pada Rabu (24/6/2020) oleh seorang wisatawan. Mayat korban ditemukan berjarak 10 meter dari permukaan jalan.

Anggota Satreskrim Polres Mojokerto mengusut tuntas kasus pembunuhan terhadap mayat wanita di jurang area tikungan Gajah Mungkur, Pacet Selatan, Kabupaten Mojokerto.

Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander menjelaskan pihak telah mendatangkan keluarga korban dalam penyelidikan kasus penemuan mayat perempuan di Pacet tersebut.

"Orang tua yang bersangkutan juga sudah mengakui bahwa korban adalah puterinya," ujarnya, Kamis (25/6/2020).

Ia mengatakan pihaknya membenarkan bahwa korban sempat berkomunikasi dengan rekan kerjanya pada Selasa 23 Juni 2020. Pihaknya juga telah mengubungi sahabat dekat korban.

"Kita sudah meminta keterangan dari rekan kerja korban namun terkait lebih detail nanti agar proses penyelidikan dapat efektif dan mencegah kebocoran keberadaan pelaku yang sedang kami kejar," ungkapnya.

Menurut dia, korban dari keluarga Broken Home orang tuanya menikah lagi yang kini tinggal di Kediri dan Gresik. Sesuai prosedur dilakukan autopsi dengan persyaratan ada persetujuan dari pihak keluarga korban.

"Terkait kepastian korban inisial FN usianya adalah kelahiran 1991 sekitar 29 tahun," jelasnya.

Ditambahkannya, ada petunjuk dari yang berkaitan dari kasus ini namun tidak bisa disampaikan karena berkepentingan dengan penyelidikan.

"Kami dari Polres Mojokerto telah mendapatkan titik terang untuk mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya yang sangat sadis," tandasnya.

Kasatreskrim Polres Mojokerto AKP Rifaldhy Hangga Putra menambahkan penyebab korban tewas akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala.

"Korban adalah karyawan pabrik di Pasuruan," pungkasnya

Editor : Taat Ujianto