• News

  • Peristiwa

Apa Olahraga di Ruang Publik Harus Pakai Masker? Ini Penjelasan Dokter Reisa

Dokter Reisa Broto Asmoro
Istimewa
Dokter Reisa Broto Asmoro

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Duta Adaptasi Kebiasaan Baru Gugus Tugas Penanganan Percepatan COVID-19 dokter Reisa Broto Asmoro angkat bicara terkait penggunaan masker saat olahraga. Dokter Reisa memastikan, bahwa aktivitas olahraga masyarakat tidak akan terganggu dengan menggunakan masker.

Menurut dokter Reisa, olahraga yang disarankan pada saat pandemi adalah olahraga dengan intensitas ringan hingga sedang.

“Masker harus digunakan setiap waktu termasuk pada saat berolahraga, karena olahraga yang disarankan pada saat pandemi adalah olahraga dengan intensitas yang ringan hingga sedang. Maka, akan masih aman menggunakan masker meskipun kita sedang berolahraga,” ujarnya, Jumat (10/7/2020).

Selanjutnya, dokter Reisa juga mengingatkan masyarakat bahwa prinsip social distancing masih harus diterapkan setelah masyarakat berolahraga. Misalnya, menjaga jarak satu meter pada saat beristirahat atau pergi ke toilet.

Selanjutnya, dokter Reisa menjelaskan bagaimana masyarakat dapat berolahraga secara aman dengan menerapkan prinsip social distancing.

“Pertama, lakukan gerakan olahraga tanpa berpindah tempat atau dilakukan dengan posisi sejajar minimal dua meter dengan orang lain,” ujarnya.

Jarak yang harus diperhatikan oleh masyarakat yang berolahraga dengan berjalan kaki juga dibedakan dengan masyarakat yang berolahraga dengan berlari atau jogging.

“Kedua, jika berjalan kaki atau berjalan cepat pastikan berjarak kurang lebih lima meter dari orang di depannya. Ketiga, Jika berlari atau jogging pastikan berjarak kurang lebih sepuluh meter dari orang di depannya,” lanjutnya.

Dokter Reisa menambahkan bahwa hal ini dapat lebih mudah diterapkan apabila pengelola menerapkan alur jalan yang hanya bersifat satu arah. 

Bagi masyarakat yang menggunakan sepeda, Dokter Reisa berpesan untuk menjaga jarak kurang lebih dua puluh meter dari orang disekitarnya. 

“Keempat, apabila bersepeda jaga jarak kurang lebih dua puluh meter,” ucapnya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli