• News

  • Peristiwa

Sindir Novel, DS: Kalau Ahok yang Reklamasi Haram, Kalau Anies Jadi Brilian

Pegiat Media Sosial, Denny Siregar
Istimewa
Pegiat Media Sosial, Denny Siregar

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pegiat media sosial Denny Siregar menyindir Wakil Ketua ACTA yang juga Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin yang menyebut reklamasi versi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sangat brilian karena bertujuan untuk mengatasi banjir di Ibukota.

Sindiran dilontarkan Denny mengingat sebelumnya PA 212 dan ACTA yang merupakan kelompok pendukung Anies di Pilkada DKI 2017 itu lantang menolak reklamasi era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP/Ahok). Namun, kini mereka mendukung reklamasi yang dilakukan Anies.

"Kalau @basuki_btp yang reklamasi, jadi haram. Kalau @aniesbaswedan

jadi brilian..," tulis Denny di akun Twitternya, Senin (13/7/2020).

"Semua emang tergantung tabokannya...," sentil @Dennysiregar7.

Sebelumnya, Wakil Ketua Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) Novel Bamukmin

menyatakan bahwa pihaknya mendukung kebijakan Gubernur Anies Baswedan memberi izin reklamasi perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol seluas 120 hektare dan Dunia Fantasi (Dufan) sebesar 35 hektare.

"ACTA selaku yang mendukung dan mengawal Anies dalam pilkada serta pernah siap menjadi partner hukum di luar institusi Pemda DKI Jakarta, itu sendiri sampai saat ini kami masih siap untuk mengawal proses reklamasi brilian Anies ketika berhadapan dengan proses hukum," kata Novel dalam keterangannya, Minggu (12/7/2020).

Alasan mendukung reklamasi saat ini, menurut Novel, karena ide Anies untuk menyelesaikan banjir dengan reklamasi Ancol merupakan ide yang brilian. Sebab masalah banjir ini belum bisa dituntaskan gubernur-gubernur Jakarta terdahulu.

"Reklamasi versi Anies brilian banget karena selama ini dari beberapa gubernur belum pernah tuntas terhadap permasalahan endapan atau lumpur yang semakin meninggi yang terjadi dalam dasar sungai-sungai dan waduk-waduk yang ada di Jakarta sehingga semakin hari, keadaan sungai sungai dan waduk-waduk menjadi dangkal yang bertambah minin dalam menerima debit air yang ada," ungkap Novel.

"Ternyata dengan kepemimpinan Anies telah menemui jalan keluarnya dengan mengeruk sedalam dalamnya sungai-sungai dan waduk-waduk untuk lumpur-lumpur itu dipindahkan ke tempat yg sangat tepat," jelas Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212 itu. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli