• News

  • Peristiwa

DKI Tertinggi Kasus Baru Covid-19, FH Semprot Anies: Ada Demo Kau Biarkan, Apa Tidak Malu?

Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean
foto: fajar.co
Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan soal penanganan wabah virus corona (Covid-19).

Sindiran dilontarkan Ferdinand karena Jakarta kembali menduduki posisi pertama sebagai provinsi dengan penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak pada Kamis (16/7/2020) hari ini.

Menurut Ferdinand, hari ini jumlah kasus baru Covid-19 di Jakarta menduduki posisi teratas, namun Anies membiarkan adanya demonstrasi dan kerumunan massa.

Seperti diketahui, Persaudaraan Alumni (PA) 212, Front Pembela Islam (FPI) dan sejumlah ormas menggelar unjuk rasa menolak RUU HIP di depan gedung DPR/MPR, Jakarta, siang tadi.

Dalam aksi itu, massa berkerumun tanpa memperhatikan jaga jarak atau physical distancing. Bahkan, banyak massa yang terlihat tidak mengenakan masker.

"Sdr Gub @aniesbaswedan, hari ini Jakarta menyumbang angka positif Covid terbanyak seluruh Indonesia. Bahkan melampui angka positif dr propinsi terbesar penduduknya seperti Jabar, Jatim dan Jateng," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Kamis (17/6/2020).

"Sementara itu, demo dan kerumunan terus kau biarkan terjadi. Sebagai Gub, apa tidak malu?" sindir @FerdinandHaean3.

Sebelumnya diberitakan, DKI Jakarta kembali menduduki posisi pertama sebagai provinsi dengan penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak pada Kamis (16/7/2020) hari ini.

Berdasarkan data terbaru, dari 1.574 kasus baru terkonfirmasi positif virus corona yang tersebar di 28 provinsi, Jakarta berada di urutan teratas dengan 312 kasus baru.

Posisi kedua penyumbang kasus baru terbanyak Covid-19 yaitu Jawa Tengah yakni 214 kasus, kemudian Jawa Timur 179 kasus, disusul Sulawesi Selatan dengan 178 kasus, Kalimantan Selatan sebanyak 133 kasus dan Bali dengan 112 kasus baru Covid-19.

“Ada 17 provinsi yang hari ini melaporkan kasusnya di bawah 10 orang, bahkan ada 6 provinsi tidak ada penambahan kasus baru," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto di Graha BNPB Jakarta.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Taat Ujianto