• News

  • Peristiwa

Pilkada Solo, Pasangan Gibran Mantan Guru OR, MLT: Kalo Ujug2 Nyapres, Mak Gak Akan Milih

Pilkada Solo, Gibran didampingi Teguh Prakoso
Infomenia.net
Pilkada Solo, Gibran didampingi Teguh Prakoso

SOLO, NETRALNEWS.COM - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ( PDI-P) akhirnya memberikan rekomendasi kepada Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa untuk maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo dalam Pemilihan Kepala Daerah 2020.

Akun FB @Mak Lambe Turah menyoroti hal itu. Dalam akun FB-nya, Sabtu (18/7/2020), MLT mengingatkan Gibran begini:

Ada yg komplen di inbox soal postingan Mak ttg Gibran semalam.
Padahal mak udah menulis jelas dikepsen. Mak sepakat dengan statemen JJ Rizal bahwa perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata.

Jadi sebagai warga di luar kota Solo, jika baca2 dari media, Mak menilai Gibran Inkosisten. Orang inkosisten kalo Mak ga akan dipilih.

TAPI Mak itu kan bukan warga Solo. Mak ga tau disana kaya gimana keadaannya jadi Mak ga mau sok tau hanya dengan modal baca2 berita.
Kenyataan disana Mak ga tau, jadi ga bisa asal menjudge.

Kalau kemudian warga disana banyak yang menghendaki gimana? Kan suka2 warga Solo nya toh mau milih apa enggaknya.

Hanya saja nih ya mas Gibran, kalo ujug2 kemudian ikutan Nyapres ato nyawapres 2024, Maap ye Mak gak akan milih
Dan Mak orangnya konsisten.

Dilansir Kompas.com, sebelumnya Gibran dipasangkan dengan Gibran, nama Teguh Prakosa sudah ditunjuk oleh DPC PDI-P Solo sebagai calon wakil wali kota mendampingi Achmad Purnomo yang menjadi calon wali kota.

Lewat perjalanan panjang, akhirnya bukan Purnomo, yang sekarang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Solo yang diberi rekomendasi oleh DPP PDI-P, melainkan Gibran.Namun, siapa pun calon wali kota yang diusung PDI-P, tampaknya Teguh Prakosa tetap dipercaya mendampingi.

Dalam survei yang dilakukan Laboratorium Kebijakan Publik Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Juli 2019, nama Teguh Prakosa menduduki urutan keempat dalam indikator popularitas dengan 49 persen.

Teguh masih kalah populer dibandingkan dengan Gibran, Achmad Purnomo, dan Kaesang Pangarep, adik Gibran.

Sementara itu, dari indikator akseptabilitas, Achmad Purnomo menempati peringkat tertinggi dengan persentase 83 persen, diikuti Gibran 61 persen, dan Teguh 49 persen.

Dari segi elektabilitas, Achmad Purnomo masih menempati urutan pertama dengan angka 38 persen, urutan kedua  Gibran dengan 13 persen, dan Teguh Prakosa dengan angka 11 persen.

Bagi kader PDI Perjuangan Surakarta, nama Teguh Prakosa tidak asing. Ia adalah Wakil Bendahara DPC PDI-P Surakarta periode 2000-2005 dan Sekretaris DPC PDIP Surakarta dari 2005 hingga sekarang. Karier politik pria kelahiran Surakarta 10 November 1958 ini dimulai saat ia menjadi anggota DPRD Surakarta dari Fraksi PDI Perjuangan pada periode 2009-2014.

Ia lalu menjabat sebagai Ketua DPRD Surakarta periode 2014-2019. Ia kembali terpilih sebagai anggota DPRD Surakarta pada 2019 lalu.

Sebelum terjun ke dunia politik, Teguh adalah guru olahraga di SMK Bhinneka Karya Solo pada 1986-2009. Ia menikah dengan Serlly Yusnita pada 29 November 2015 lalu. Saat menikah, usia Teguh dan Serlly terpaut 26 tahun. Teguh berusia hampir 57 tahun sementara Serlly berusia 31 tahun.

Editor : Taat Ujianto