• News

  • Peristiwa

Sindir Jokowi Soal Jangan Pilih Pemimpin tak Berpengalaman,TZ: Sekarang Anak, Mantu, Besan

Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain
Istimewa
Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Tengku Ustad Zulkarnain dalam cuitannya di twitter menyindir pernyataan Presiden Joko Widodo  (Jokowi) saat pemilihan presiden (Pilpres) lalu.

Saat itu Jokowi mengimbau masyarakat untuk tak memilih pemimpin yang tak memiliki pengalaman.

Terkait pernyataan Jokowi tersebut, Ustad Zul mengingatkan tentang majunya anak, menantu dan besan Jokowi dalam Pilkada beberapa daerah. Ia pun mempertanyakan pengalaman calon pemimpin tersebut.

"Kemarin katanya:"Jangan coba coba pilih pemimpin yg tidak berpengalaman.." Sekarang...? Anak, mantu, besan, dll punya

pengalaman apa di Pemerintahan? Pada mau dimajukan..," katanya dalam akun twiternya @ustadtengkuzul.

"Apakah jualan goreng pisang dihitung PENGALAMAN...? Kata Orang Medan "TEMAKAN CAKAP..!" Hemm...," lanjutnya.

Diketahui saat mencalonkan diri sebagai presiden Jokowi yang saat itu merupakan capres nomor urut 01 mengatakan, untuk mengelola Indonesia yang memiliki 260 juta jiwa, diperlukan pemimpin yang berpengalaman. 

Menurutnya, tidak mudah memimpin Indonesia yang adalah negara besar.

"Pengalaman seperti itu penting, perlu. Dari pengalaman yang saya miliki dari dunia usaha 18 tahun, jadi wali kota, lalu gubernur, sangat beda sekali. Mengelola negara besar berarti 514 kabupaten/kota, bukan hal mudah," kata Jokowi.

"Jadi jangan sampai 260 juta orang ini kita coba-coba diberikan ke yang belum berpengalaman," tegasnya.

Ribuan alumni Universitas Trisakti menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin sebagai presiden dan wakil Presiden RI periode 2019-2024. Jokowi juga mendapat rompi reformasi sebagai juara reformasi.

Ia kemudian menyatakan bahwa pengalaman penting dari sebuah kepemimpinan adalah pengalaman memimpin keluarga. Menurutnya, kepemimpinan apapun harus dimulai dengan menata keluarga.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Sesmawati