• News

  • Peristiwa

Kota Wuhan Menggeliat, Seperti Masa Sebelum Pandemi Virus Corona 

Pariwisata Wuhan berangsur normal sejak status lockdown dicabut pada 8 April.
Boston Globe
Pariwisata Wuhan berangsur normal sejak status lockdown dicabut pada 8 April.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sektor pariwisata di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China menggeliat, bahkan suasananya persis sebelum masa pandemi virus corona melanda kota itu.

Demikian laporan sejumlah media di China yang dipantau pada Minggu (13/9/2020). 

Pariwisata Wuhan berangsur normal sejak status lockdown dicabut pada 8 April.

Jumlah penumpang pesawat yang keluar-masuk Wuhan pada 8 Agustus-8 September meningkat empat kali lipat dibandingkan dengan 8 April, demikian data Qunar, platform daring pelayanan perjalanan wisata.

Bandar Udara Internasional Tianhe di Ibu Kota Provinsi Hubei yang menjadi tempat pertama kali ditemukan kasus COVID-19 itu pernah didatangi 60.200 penumpang dalam sehari, angka harian yang tidak pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Saat kereta metro bawah tanah mulai beroperasi pada Maret 2020, kereta hanya mampu mengangkut 500 ribu orang, namun kini sudah bisa mencapai 2,5 juta orang dalam sehari.

Pada pertengahan bulan ini, Bandara Tianhe sudah bisa didarati sejumlah penerbangan langsung dari beberapa kota di dunia.

Beberapa penerbangan internasional yang sudah mengajukan izin mendarat di Wuhan, di antaranya berangkat dari Jakarta, Singapura, Bangkok, Kuala Lumpur, Manila, Hanoi, Sihanoukville, Seoul, dan Tokyo, demikian data Departemen Penerbangan Sipil setempat.

Editor : Nazaruli