• News

  • Peristiwa

Birgaldo: Info A1, Pendengaran ZZ Rusak Parah, di Telepon Nama Alpin itu Albert Einstein

Birgaldo Sinaga
Foto: Istimewa
Birgaldo Sinaga

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Cuitan Politisi Partai Demokrat, Zara Zettira (ZZ) masih ramai diperbincangkan netizen di sosial media lantaran cuitan akun Twitternya soal nama pelaku yang menusuk ulama Syekh Ali Jaber. Ia menyebut pelaku bernama Albert sementara nama pelaku sebenarnya adalah Alpin Andria bin M. Rudi.

Pegiat kemanusiaan Birgaldo Sinaga, Selasa (15/9/2020) melalui akun FBnya membuat cuitan menyindir Zara, katanya:

Dapat info A1.
Ternyata pendengaran ZZ sudah rusak parah.

Dia dengar di telepon nama Alpin itu Albert Einstein. Dulu waktu SMA nilai fisikanya jeblok. Ujian soal teori relativitas di masa SMA jeblok.
Sejak saat itu ZZ dendam sama Albert Einstein.

Begitulah asal muasal kenapa nama Alpin itu didengar si ZZ seperti Albert Einstein.
Ada luka lama ZZ sama Albert.

Sebelumnya diberitakan bahwa Zara dalam cuitannya yang berbahasa Inggris menyebut pelaku bernama Albert.

“In One of the biggest moslem country, a moslem priest stabbed by a guy named Albert. Go figure! (Di salah satu negara Islam terbesar, seorang ulama ditusuk oleh seorang pria bernama Albert...),” tulis Zara di akun Twitternya, @zarazettirazr, Minggu (13/9/2020) sekitar Pukul 20.07 WIB.

Gegara cuitan itu, banyak netizen yang melontarkan kritik, kecaman dan cibiran terhadap Zara. Netizen menuding Zara mencoba memprovokasi dan menyebar hoaks dengan menggunakan nama Albert yang identik dengan agama tertentu.

Setelah banjir kritik dan kecaman dari netizen, pada pukul 23.16 WIB, Zara mengunggah tangkapan layar artikel dari salah satu media yang menyebut pelaku bernama Albert.

"Disini disebut albert okay?" cuit @zarazettirazr.

Pada kicauan lainnya, Zara merasa heran dengan pihak-pihak yang mempersoalkan nama pelaku yang ia sebut sebagai Albert.

Padahal yang menjadi inti dari cuitannya adalah soal percobaan pembunuhan terhadap Syekh Ali Jaber.

"Nama aja jadi masalah. Padahal intinya Percobaan Pembunuhan," kata @zarazettirazr.

Editor : Taat Ujianto