• News

  • Peristiwa

Syekh Ali Jaber Ditusuk, Din Syamsuddin Minta Presiden Jokowi Turun Tangan 

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin.
NNC/Martina Rosa
Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kapolri Jenderal Idham Aziz turun tangan untuk menyelesaikan kasus penikaman ulama Syekh Ali Jaber

"Mengingat bobot dari kasus ini yang berdimensi luas karena mengenai figur ulama/tokoh Islam, maka kami mengharapkan kepada Bapak Kapolri Jenderal Pol. Idham Aziz, dan juga Bapak Presiden Joko Widodo untuk turun tangan mengatasinya," kata Din dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/9/2020). 

Selain itu, Din Syamsuddin juga meminta Polri bersungguh-sungguh menegakkan keadilan hukum dalam kasus tersebut dengan melakukan 4 hal berikut. 

Pertama, memeriksa pelaku penikaman dengan melibatkan tim psikiater independen. 

Kedua, memperhatikan bukti-bukti/kesaksian yg disampaikan banyak pihak bahwa pelaku penikaman tidaklah gila. 

Ketiga, meminta Polri agar jangan mudah menerima pengakuan sepihak dari orang tua pelaku tanpa verifikasi dan mengabaikan bukti-bukti dan testimoni banyak pihak. 

Keempat, menyeret pelaku ke meja pengadilan dan keadilan untuk dituntut hukuman maksimal sesuai hukum yang berlaku. 

Lebih jauh, Din menyerukan kepada umat Islam untuk tetap tenang dan menahan diri serta tidak terhasut untuk melakukan tindakan yang melanggar hukum," 

"Kepada para pengacara Muslim diharapkan dapat mengawal kasus ini demi tegaknya hukum secara berkeadilan di Negara Pancasila," demikian disampaikan Din.

Sebelumnya diberitakan, ulama Syekh Ali Jaber ditusuk oleh seorang pemuda di Masjid Afaludin Tamin Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020). Akibatnya, Syekh Ali mengalami luka di bagian bahu kanan karena serangan senjata tajam. 

Sementara pemuda penusuk Syek Ali Jaber yang bernama Alpin Andrian (24) kini telah diamankan polisi serta ditetapkan sebagai tersangka

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P