• News

  • Peristiwa

Viral Video Ibu-ibu Gunting Bendera Merah Putih Sambil Tertawa, Bikin Geram Ferdinand

Tangkapan layar video ibu-ibu yang menggunting Bendera Merah Putih sambil tertawa
Istimewa
Tangkapan layar video ibu-ibu yang menggunting Bendera Merah Putih sambil tertawa

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beredar video berdurasi 29 detik di Media Sosial Twitter, ibu-ibu yang menggunting Bendera Merah Putih sambil tertawa. Salah satu yang membagikan video yang kini viral tersebut adalah Politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di akun Twitternya. 

Menurut pantauan Netralnews, terdapat tiga wanita pada video. Satu orang merekam, satu orang memegang sisi bendera yang satu, dan satu orang yang lain memegang sisi bendera satunya sambil menggunting bendera. 

Tidak hanya bertiga, terlihat terdapat dua orang anak. Satu anak perempuan mengenakan pakaian putih dan satu anak lagi merupakan lelaki dengan tubuh gemuk menggenakan pakaian merah.

"Nggak musim lagi huuu," kata seorang ibu pada video sambil menggunting bendera, dikutip dari video tersebut, Rabu (16/9/2020).

"Huuu rusak huuu," kata mereka.

"Tahun depan beli lagi," sambung ibu-ibu yang lain. 

Menyusul sorak dari ibu-ibu, terdengar ada suara teriakan sang anak. Di akhir video, ibu-ibu meminta anak tersebut untuk membuang potongan bendera ke tempat sampah. 

Ferdinand lantas meminta Polri menyadarkan ibu-ibu tersebut tentang hukum. Menurut dia, apa yang dilakukan ibu-ibu sangat bangsat.

"Baru sj dpt info bahwa peristiwa ini sdh ditangani Polres Sumedang. Dr infonya bahwa anak lelaki ini autis dan tak bs lepas dr merah putih, bahkan tidur pun hrs dgn merah putih. Jd mgkn pelaku kesal sehingga menggunting2 merah putih.

Kita tunggu penjelasan resmi Kepolisian," jelas Ferdinand.

Video ini juga memantik amarah dari Politikus Dewi Tanjung. Dia meminta ibu-ibu tersebut ditangkap karena sudah keterlaluan. 

"BENDERA MERAH PUTIH DI GUNTING..

Nanti begitu di Tangkap NANGIISS MINTA MAAF DAN MATERAI 6000.

POLISI HARUS MENANGKAP PELAKU PENGGUNTINGAN BENDERA MERAH PUTIH..," tegas Dewi.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli