• News

  • Peristiwa

Minta Jokowi Terbitkan Perppu Tunda Pilkada, Umar Hasibuan: Betapa Banyak Akan Meninggal

Wakil Ketua Lembaga Ekonomi PBNU Umar Hasibuan
Istimewa
Wakil Ketua Lembaga Ekonomi PBNU Umar Hasibuan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wakil Ketua Lembaga Ekonomi PBNU Umar Hasibuan menjabarkan rencana Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang akan dilaksanakan di 270 daerah. Rinciannya sembilan pemilihan gubernur, 224 pemilihan bupati, dan 37 pemilihan walikota.  

Dia harap, penyelenggaraan Pilkada 2020 dipertimbangkan untuk ditunda. Apabila tidak ditunda, menurutnya kita tinggal menghitung angka orang yang positif dan meningga karena Covid-19. 

"Bayangkan saja jika ini menjadi klaster baru covid19. Betapa byk orang yg akan meninggal," kata dia, dikutip dari cuitannya, Jumat (18/9/2020).

Lebih lanjut dia meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) tunda Pilkada. 

Menurutnya itu perlu dilakukan karena masyarakat tidak peduli dengan protokol kesehatan, dan kampanye pasti akan menciptakan klaster baru Covid-19. 

"Bersikaplah pak jokowi demi kesehatan dan nyawa rakyat Indonesia. Jgn smpi makin byk yg meninggal krn Pilkada," tegas dia.

Kata dia, alangkah bijaknya jika Pilkada ditunda demi nyawa manusia. Pilkada bukan hanya tentang pergantian kekuasaan lokal semata, tetapi menyangkut soal nyawa manusia. 

"Bikin PERPPU agar pandemi bisa ditekan pak @jokowi," minta dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sesmawati