• News

  • Peristiwa

Sempat Sebar Meme Hoaks Soal Jokowi, TZ: Waspada Jebakan Berita!

Meme Hoaks soal Jokowi, Tengku Zul: Waspada jebakan berita!
Twitter
Meme Hoaks soal Jokowi, Tengku Zul: Waspada jebakan berita!

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beredar meme hoaks yang menulis komentar Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait peristiwa penusukan Ulama Syekh Ali Jaber.

Meme yang mencatut nama media nasional Republika.co.id itu juga diduga sempat diunggah akun Twitter Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain.

Dalam meme tersebut membuat narasi seolah-olah Republika menulis artikel berjudul "Jokowi: Tidak Perlu Dibesar-besarkan, Penusukan Ustad Ali Djaber Itu Kriminal Biasa. Ustad Nda Sampai Mati."

“Kemarin kok tidak ngomong yang sama: Tidak usah dibesar-besarkan penusukan Wiranto, itu kriminal biasa…," tulis @ustadtengkuzul pada postingan meme itu.

Namun ternyata meme yang diduga ikut disebarkan Tengku Zul itu merupakan kabar bohong alias hoaks.

Dilansir dari Republika.co.id, Kepala Republika Online Elba Damhuri mengatakan berita asli foto bergambar Presiden Jokowi itu adalah tentang tempat isolasi pasien covid-19. Jadi bukan berita penusukan Syekh Ali Jaber.

Berita aslinya, kata Elba, berjudul "Jokowi Instruksikan Tempat Isolasi Pasien Covid-19 Ditambah".

Taicing berita asli berbunyi: Jumlah tempat isolasi kini semakin berkurang imbas dari jumlah kasus yang meningkat.

Sementara pada meme hoaks yang mencatut Republika bernada provokatif, mengadu domba, dan tidak sesuai kaidah jurnalistik.

Tengku Zul sendiri diduga telah menghapus meme yang dipostingnya itu. 
Meski demikian, tangkapan layar unggahan dan cuitan akun Twitter Tengku telah beredar luas di media sosial.

Tengku Zul lantas mengunggah artikel dari salah satu media yang menulis pernyataan Presiden Jokowi soal kasus Syekh Ali Jaber.

“Jokowi Minta Kasus Penyerangan Ulama Sebelum Kasus Syekh Ali Jaber Diusut Lagi. Agar Tidak Menjadi Liar di Masyarakat,” bunyi artikel itu.

Tengku Zul kemudian menyatakan bahwa meme yang mencatut media Republika adalah hoaks. Ia pun meminta publik untuk waspada dengan jebakan berita.

"Berita Republika yang Mengatakan Penusukan Beliau adalah Kriminal Biasa HOAKS dan Mencatut Nama Republika. Waspada Jebakan Berita!,” kata @ustadtengkuzul, Kamis, (17/9/2020). 


Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sulha Handayani