• News

  • Peristiwa

Terungkap, HRS Bisa Pulang Kapan Saja, MLT: Surodadi Kotane, Sing Dadi Nyatane

Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab
Foto: Kesatu.co
Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sekretaris Umum FPI, Munarman menyebut Habib Rizieq Syihab memiliki dokumen yang bisa membebaskan dirinya dari pencekalan di Arab Saudi, seperti dokumen SP3 kasusnya di Indonesia yang diterbitkan Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat.

Munarman juga menyebut selain dokumen SP3 Habib Rizieq memiliki dokumen rahasia yang bisa mengungkap pihak lain yang terlibat dalam pencekalannya.

Sontak pernyataan Munarman mendapat sorotan warganet di sosial media. Akun FB @Mak Lembe Turah ikut membagikan tautan dan cuitannya ditanggapi banyak netizen.

Mak Lembe Turah: Intinya satu: Suradadi kotane, sing dadi nyatane. Iyo pora gaisss

Agus M Budihardjo: Iya kita percaya, makanya kita tunggu kepulangannya... Tapi kapan??

Sukimin: Muter muterkebnyakan dokumen. Setahuku dokumen orf umroh hnya paspor dan umroh

Arifin Harun: Banyak kutu onta merayap masuk ke otak nya jadinya IDIOT

Tota Ida Tampubolon: Trus,,gue harus bilang,,wowww,, gitu

Sebelumnya diberitakan, dalam sebuah tayangan video yang disiarkan di channel YouTube Front TV, Minggu (18/10/2020), Munarman awalnya menceritakan tentang perjuangan Habib Rizieq mengurus segala administrasinya di Arab Saudi sendiri, tanpa bantuan Kedutaan Besar RI di Arab Saudi.

"Soal kepulangan Habib Rizieq Syihab jadi bukan pemulangan, kenapa kita gunakan istilah kepulangan karena HRS dengan upaya dan ikhtiarnya dia sendiri tanpa bantuan dari pihak-pihak yang selama ini menyatakan diri memiliki peran, tetapi justru pihak-pihak tersebut adalah justru perannya mempersulit HRS, sebetulnya HRS di Makkah itu tidak ada masalah apa-apa tidak ada problem hukum, tidak ada problem keimigrasian, tetapi karena info-info palsu dari berbagai pihak yang disampaikan otoritas Saudi, tentu sebagai sebuah entity politik, otorirtas Saudi itu berhak untuk melakukan investigasi, selama proses investigasi itulah Habib Rizieq itu untuk sementara tidak diperkenankan keluar," ungkapnya.

Munarman mengatakan Habib Rizieq selama otoritas Arab Saudi melakukan investigasi, Habib Rizieq menyerahkan sejumlah dokumen yang membuktikan dirinya bukanlah seorang DPO dan orang yang memiliki masalah hukum.

Munarman mengatakan surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasusnya juga diperlihatkan ke Arab Saudi.

"Ternyata kemudian Habib Rizieq melakukan upaya klarifikasi dengan data-data dan bukti-bukti serta dokumen-dokumen. Jadi Habib Rizieq punya dokumen-dokumen ya tentang misalnya bahwa SP3-nya sudah keluar semua, jadi kasus yang Habib Rizieq tersangka itu sudah di SP3 kan, jadi Habib Rizieq nggak ada persoalan hukum, tadinya yang diinfokan otoritas Arab Saudi bahwa Habib Rizieq ini adalah masuk dalam daftar pencarian orang, Habib Rizieq terlibat masalah hukum, nah ternyata Habib Rizieq bisa membuktikan bahwa dirinya sudah tidak ada lagi persoalan hukum dengan bukti ada 2 SP3, SP3 dari Polda Metro Jaya dan SP3 dari Polda Jabar, itu sudah diklarifikasi," jelasnya.

Lebih lanjut, Munarman mengungkapkan Habib Rizieq memiliki dokumen rahasia. Dokumen itu, kata dia, belum pernah diungkap. Dia hanya menjelaskan dokumen itu bisa mengungkap adanya keterlibatan pihak lain yang berhubungan dengan pencekalannya di Arab Saudi.

"Kemudian Habib Rizieq memiliki beberapa dokumen lain yang ini sementara kita belum buka, dokumen rahasia, ada dengan pihak-pihak yang selama ini berhubungan dengan Habib Rizieq. Dan Kedutaan Besar memang tidak terlibat soal ini, jadi dia sebetulnya tidak tahu menahu, baru belakangan dia sok tahu, nah kemudian Habib Rizieq berhasil melakukan klarifikasi dan itulah yang membuat Habib Rizieq cekalnya dinyatakan dicabut, artinya tidak lagi dicekal, kemudian overstaynya juga dihapuskan, dan tinggal sekarang ini proses administrasi saja, karena tadinya Habib Rizieq mendapatkan sementara tidak dibolehkan keluar dulu karena informasi-informasi paslu tadi, maka tentu saja untuk supaya di bandara Habib Rizieq bisa keluar, tentu perlu dokumen, nah sekarang ini Habib Rizieq sedang menyiapkan dokumen administrasi. Jadi itu terkait dengan kepulangan Habib Rizieq, jadi Habib Rizieq bisa pulang kapan saja ketika izin bayyan exit itu dikeluarkan keterangan 'dibolehkan keluar'," ungkapnya.

Editor : Taat Ujianto