Netral English Netral Mandarin
21:49 wib
Tersiar informasi bahwa Kejaksaan Agung memeriksa Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan karena adanya unrealized loss investasi. Dibalik suksess harum bumbu masak mi instan indomie ternyata ada Hj Nunuk Nuraini yang kemarin, Rabu, (27/1/2021), tutup usia.
Hari Ibu Katanya Budaya Kafir, PA: Ngucapin Natal Katanya Bisa Menyerupai Kafir

Selasa, 22-December-2020 12:11

Permadi Arya sebut Ngucapin Natal Katanya Bisa Menyerupai Kafir
Foto : Istimewa
Permadi Arya sebut Ngucapin Natal Katanya Bisa Menyerupai Kafir
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Hari ini, Selasa (22/12/20) merupakan Hari Ibu. Sejumlah tokoh memberikan ucapan dan memaknai hari Ibu dengan beragam pernyataan.

Di sisi lain, bulan ini, umat Kristiani sebentar lagi juga merayakan Hari Natal.

Pegiat media sosial Permadi Arya mencuit di akun Twitternya terkait Hari Ibu dan Hari Natal, katanya: "Hari ibu katanya budaya kafir.. Muslim yang rayain hari Ibu tetap banyak."



"Nonton drama korea katanya bisa jadi kafir.. Muslim yang nonton drakor tetap banyak," lanjut Permadi.

"Ngucapin selamat natal katanya bisa menyerupai kafir.. Muslim yang ngucapin tetap banyak. Alhamdulillah banyak yang waras," tegas Permadi alias Bu Janda.

Sementara itu sebelumnya diberitakan pula, tepat hari ini merupakan Hari Ibu. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun menyampaikan ucapan selamat Hari Ibu kepada kaum ibu di Indonesia.

Ucapan itu diunggahnya di akun Instagramnya pada Minggu (22/12/2019). Sembari mengunggah gambar yang menunjukkan interaksi anak dan ibu, Jokowi mengatakan, 'wajah' Indonesia saat ini dan di masa depan tak lepas dari peran kaum ibu.

"Wajah Indonesia hari ini dan di masa depan, adalah wajah yang turut dibentuk oleh kaum ibu, perempuan-perempuan yang punya akses dan kesempatan yang luas ke seluruh palagan pengabdian kepada bangsa," tulis Jokowi.

Jokowi mengatakan, kaum perempuan selama ini juga ikut membangun peradaban bangsa melalui pengasuhan anak di dalam keluarga.

Menurut dia, gambaran perempuan-perempuan yang berdaya itu merupakan wujud Indonesia yang maju.

"Mereka berdaya di bidang ekonomi, politik, sosial, dan kemasyarakatan. Dan tentu saja, kaum perempuan membangun peradaban bangsa melalui pengasuhan anak-anak di dalam keluarga," katanya.

"Perempuan yang berdaya adalah wujud Indonesia yang maju," lanjut Jokowi.

Reporter : Taat Ujianto
Editor : Taat Ujianto