Netral English Netral Mandarin
banner paskah
22:09wib
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memberi peringatan kepada sembilan provinsi untuk bersiap siaga dari potensi hujan petir disertai angin kencang yang akan terjadi hari ini. Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menambah jalur yang bakal disekat oleh kepolisian selama masa larangan mudik Lebaran pada 6 hingga 17 Mei 2021 mendatang.
Pernahkah Terbayangkan Wisata Berbasis Otomotif? Ternyata Begini Keseruannya

Rabu, 03-Maret-2021 17:30

Wisata Berbasis Otomotif?.
Foto : Otomotir
Wisata Berbasis Otomotif?.
31

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Wisata berbasis otomatif? Seperti apakah? Tentu seru rasanya, bersama teman-teman sehobi atau komunitas melintasi tempat-tempat wisata dengan berkendaraan motor.

Dengan tetap menage protokol kesehatan saat ini banyak dari komunitas yang melakukan perjalanan berwisata dengan kendaraan motor. Selain bisa langsung merasakan aura lingkungan sekitar yang dilewati, menggunakan motor juga tentu memiliki keseruan tersendiri.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menerima audiensi Perkumpulan Wisata Otomotif Indonesia (PWOI). Menparekraf mengapresiasi rencana dan program yang akan dijalankan PWOI dalam mengembangkan pariwisata berbasis otomotif di Indonesia.

Salah satu program yang digagas POWI adalah Wonderful Ride Indonesia, sebuah gerakan untuk mendorong _empowerment_ wisata berbasis otomotif di Indonesia.

"Saya hari ini menerima Ketua Umum PWOI yang menggagas Wonderful Ride Indonesia. Bagaimana wisata berbasis otomotif ini bisa berkontribusi terhadap pertumbuhan pariwisata di Indonesia," kata Menparekraf Sandiaga Uno, Rabu, (3/3/2021).

Turut hadir mendampingi Menparekraf Sandiaga Uno, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani, Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Neil El Himam, serta Staf Ahli Menteri Bidang Inovasi dan Kreativitas Josua Simanjuntak.

Menparekraf mendorong PWOI dapat berinovasi dan beradaptasi, termasuk berkolaborasi dengan banyak pihak. Terlebih di masa pandemi seperti sekarang ini untuk dapat mendorong bangkitnya pariwisata dan ekonomi kreatif.

Tren pariwisata ke depan, dikatakan Menparekraf, para wisatawan akan lebih memilih konsep wisata yang lebih _personalized_, _localized_, dan _smaller in size_. Dimana wisata berbasis otomotif ini sangat sejalan dan juga memberikan pengalaman berwisata lebih bagi wisatawan.

"Kita akan mendukung pengembangan pariwisata berbasis otomotif ini di Indonesia," kata Sandiaga.

Ketua Umum Perkumpulan Wisata Otomotif Indonesia (POWI), Rezza Artha, menjelaskan, melalui gerakan ini pihaknya ingin masyarakat otomotif Indonesia berpartisipasi lebih jauh dengan dunia pariwisata. Mereka melihat korelasi yang kuat antara dunia otomotif dengan pariwisata Indonesia, dimana pariwisata yang maju perlu didukung dengan masyarakat otomotif yang juga maju.

Secara umum, PWOI mengajak masyarakat lebih aktif berwisata menggunakan kendaraan miliknya baik sepeda motor mobil atau tipe lainnya. Pariwisata merupakan sektor yang dapat secara cepat digerakkan dalam rangka pemulihan ekonomi dibanding sektor-sektor lainnya yang masih membutuhkan persiapan.

"Kita melihat di beberapa lokasi akan kesuksesan event-event otomotif, bagaimana mereka dapat sampai meningkatkan okupansi hotel, rumah makan, dan sebagainya. Itu yang mau kita dukung ke depan bagaimana penggemar otomotif Indonesia semakin berkontribusi positif terhadap perekonomian terutama di bidang pariwisata," kata Rezza.

Motor Listrik

Dalam kesempatan ini, PWOI juga mengampanyekan penggunaan sepeda motor listrik "Gesits" di destinasi sehingga dapat berwisata dengan berkendara secara aman, tertib, sehat, dan menyenangkan.

Menparekraf Sandiaga Uno pun mendukung kampanye penggunaan sepeda motor listrik ini di destinasi pariwisata Indonesia.

"Kita dukung motor listrik dan penggunaannya nanti tidak hanya di lima destinasi super prioritas tapi juga destinasi-destinasi lainnya," kata Menparekraf Sandiaga Uno.

 

Reporter : Sulha
Editor : Sulha Handayani