Netral English Netral Mandarin
11:22 wib
Uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) calon Kapolri akan digelar pada Rabu (20/1/2021). Polda Metro Jaya menjadwalkan pada Rabu (20/1/2021) gelar perkara terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan (prokes) dalam acara ulang tahun Ricardo Gelael yang dihadiri Raffi Ahmad.
Said Didu Sebut Presiden Ingin Menag Gebuk Islam, Uki: Provokasi Berbasis SARA

Rabu, 23-December-2020 23:20

Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau Uki.
Foto : psi.id
Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau Uki.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedek Prayudi atau Uki mengomentari cuitan eks Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu, terkait penunjukan Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) sebagai Menteri Agama oleh Presiden Joko Widodo.

Adapun Said Didu di akun Twitter @msaid_didu, pada Selasa (22/12/2020) mencuit : 'Terima kasih atas penjelasan mas Qodari. Akhirnya kami tahu bahwa Bpk Presiden inginkan Menag untuk "menggebuk" islam. Sekali lagi terima kasih'.

Menurut Uki, cuitan Said Didu itu termasuk bentuk provokasi berbasis SARA dan narasinya tidak hanya berpotensi menimbulkan pembenturan vertikal tapi juga horizontal.



Hal tersebut disampaikan Uki melalui akun Twitternya dengan mengunggah tangkapan layar cuitan Said Didu soal Presiden dan Menag.

"Saya yakin pak Didu bukan seorang Islamis radikal melainkan cuma memanfaatkan keluguan mereka untuk tujuan tertentu," tulis @Uki23, Selasa (22/12/2020).

"Apapun, apa yang di cuitkan orang ini sudah tergolong provokasi berbasis SARA. Narasinya tidak hanya pembenturan vertikal tapi juga horizontal," jelas Uki. 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan HP