Netral English Netral Mandarin
09:40 wib
Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid berencana melaporkan seorang peramal, Mbak You, terkait ramalan Jokowi lengser dari jabatan presiden pada 2021. Peneliti menyatakan varian baru virus corona SARS-CoV-2 yang ditemukan di Inggris dan Afrika Selatan (Afsel) tidak mempengaruhi kerja vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.
Pertamina Foundation Raih Penghargaan Sebagai Yayasan yang Tanggap Darurat Covid-19 

Senin, 07-December-2020 22:20

Pertamina Foundation Raih Penghargaan Sebagai Yayasan yang Tanggap Darurat Covid-19 
Foto : Pertamina Foundation
Pertamina Foundation Raih Penghargaan Sebagai Yayasan yang Tanggap Darurat Covid-19 
5

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – RRI dan The Iconomics Research and Consulting memberikan penghargaan kepada beberapa perusahaan dan yayasan yang telah banyak berkontribusi bagi masyarakat dalam acara Webinar & Awarding  Trend & Outlook CSR 2021: ICONOMICS CSR AWARDS 2020 yang bertemakan “Strengthening Social Responsibility in Pandemic Era”. Webinar sekaligus awarding event  tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, 04 Desember 2020.

Founder sekaligus CEO The Iconomics Bram S Putro mengatakan, pihaknya mengamati seluruh perusahaan memiliki program Social Responsibility yang berkaitan dengan krisis kesehatan. Pihaknya juga menyajikan webinar mengenai trend and outlook CSR 2021, karena ada peluang pertumbuhan yang lebih baik pada tahun 2021, isu wabah Covid-19 akan berangsur tereliminasi dengan hadirnya vaksin Covid-19. 

"Tentunya, optimis bisnis juga akan berkorelasi dengan strategi CSR yang akan dilakukan oleh perusahaan-perusahaan, baik program CSR yang berkelanjutan maupun yang pendek. Oleh karena itu, dalam webinar ini, kiranya dapat tereksplorasi arah CSR ke depan akan masuk pada ranah prioritas dan target seperti apa," ujar Bram S Putro, Senin (7/12/2020).



Terbatasnya pergerakan dan aktivitas masyarakat untuk menjalankan bisnis dan menggerakan roda perekonomian menyebabkan banyak pelaku usaha yang melakukan efisiensi untuk menekan kerugian dengan cara mengurangi jumlah pekerjanya, sehingga angka pengangguran semakin meningkat dan menjadi permasalahan bersama karena dapat menurunkan kesejahteraan masyarakat.

Oleh karena itu, kegiatan CSR yang dilakukan masyarakat tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan dalam bentuk fisik tetapi juga harus berfokus pada pengembangan masyarakat agar dapat lebih mandiri selama masa pandemi ini. 

Arya Dwi Paramita selaku VP CSR SMEPP PT Pertamina (Persero) menjadi salah satu narasumber yang membawakan materi terkait kegiatan CSR PT Pertamina selama masa pandemi yang berfokus pada pengembangan kemampuan para penerima bantuan.

“Kita tidak bisa menjalankan program bantuan ini sendiri, kalau Pertamina hanya mengandalkan donasi philanthropy charity saja, itu semua akan menjadi objek, dan bantuan itu nanti akan ada masanya habis, resourcesnya habis, tapi kebutuhan di lapangan tetap ada tanpa adanya kemandirian," kata dia.

Lebih lanjut dia katakan, pada saat awal pandemi, pihaknya memetakan penerima manfaat bantuan kemanusiaan yang akan diberikan dan mitra area yang bisa digandeng. 

Selain itu, Arya juga menjelaskan dengan menjadikan penerima manfaat sebagai subjek, para pelaku UMKM tidak hanya dapat membangun perekonomian mereka, tetapi juga dapat menciptakan lapangan kerja sehingga perekonomian masyarakat di sekitar mereka juga dapat meningkat.

"Jadi, artinya UMKM tidak jadi gulung tikar dan mereka bisa menciptakan lapangan kerja kepada masyarakat. Mereka sebagai subjek dan kami sebagai partner. Ini salah satu value dari Kementerian BUMN yaitu kolaborasi,” pungkas Arya lagi.

Pertamina Foundation sebagai yayasan yang melaksanakan program-program CSR PT Pertamina mendapatkan penghargaan dalam Inisiatif Tanggap Darurat Covid-19 – Dukungan Kesehatan Medis Kategori Yayasan. Penghargaan ini diberikan karena inisiatif Pertamina Foundation melalui tiga program andalannya, yaitu PFBangkit, PFPrestasi, dan PFPreneur.

Sejak awal pandemi Covid-19 mulai menyebar, program PFbangkit Pertamina Foundation secara mandiri maupun berkolaborasi dengan mitra kerja sama, sudah menyalurkan beragam jenis bantuan, antara lain 8.066 masker, 625 alat pelindung diri, 160 liter hand sanitizer, 10 peti jenazah kepada rumah-rumah sakit, dan 985 paket sembako kepada panti-panti asuhan, tenaga kesehatan, para pedagang, dan masyarakat kurang mampu lainnya yang terdampak COVID-19.

Selanjutnya lewat program PFPrestasi, Pertamina Foundation melaksanakan program Aksi Sobat Bumi Dari Sumatera Sampai Papua pada 17 Agustus 2020 dan 28 Oktober 2020. Dalam Aksi Sobat Bumi, Pertamina Foundation berkolaborasi dengan peraih Beasiswa Pertamina Foundation Batch VI dan VII yang tersebar di 25 kampus mitra, menyalurkan beragam jenis bantuan kepada masyarakat terdampak. Bantuan yang diberikan kepada masyarakat, antara lain tempat cuci tangan, tempat sampah medis, masker, sembako, hand sanitizer, dan face shield.

Tidak hanya menyalurkan bantuan, masyarakat juga diberikan beragam jenis penyuluhan, pelatihan, dan sosialisasi, seperti mengadakan pelatihan budidaya tanaman, lomba mewarnai untuk menghibur anak-anak pelatihan membuat masker, sosialisasi makanan bergizi, sosialisasi mengolah sampah dengan Margot BSF, dan banyak kegiatan lainnya yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

Kemudian, lewat program PFPreneur, Pertamina Foundation mengadakan ajang PFPreneur 2020: Women Leaders & Entrepreneurs. Melalui ajang ini, Pertamina Foundation berupaya untuk meringankan beban pengusaha perempuan UMKM Indonesia selama masa pandemi sekaligus pemberdayaan perempuan di bidang kewirausahaan, khususnya pengembangan minat dan potensi UMKM. Ajang ini juga diharapkan mampu mendukung kemandirian keluarga dan kesejahteraan perempuan.

Direktur Operasional Pertamina Foundation A.M Unggul mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada CSR Pertamina yang sudah all out membantu Pertamina Foundation merealisasikan program-program yang diadakan, rencanakan, dan realisir. Beberapa program yang telah diselenggarakan adalah pemberian sembako, APD kepada petugas medis, pemberian peti jenazah kepada beberapa rumah sakit, dan juga kaum disable di beberapa kota. 

"Kita berharap semangat memberikan bantuan ini akan menular dan akan melibatkan banyak pihak untuk terlibat dalam penanganan yg lebih luas lagi untuk meringankan beban dari masyarakat. Terimakasih sekali lagi kepada The Iconomics,” ujar dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan HP