Netral English Netral Mandarin
21:30wib
Relawan Sahabat Ganjar kembali melakukan deklarasi mendukung Ganjar Pranowo untuk maju sebagai calon presiden 2024. Penembakan seorang ustad bernama Armand alias Alex di depan rumahnya Jalan Nean Saba, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Tangerang hingga kini masih menjadi misteri.
Pertemuan Anies-RK Terkait Pilpres 2024? Ini Analisa Pengamat

Jumat, 11-Juni-2021 19:20

Jamaluddin Ritonga
Foto : Istimewa
Jamaluddin Ritonga
15

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bertemu dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) di Sumedang pada Jumat (11/6/2021) pagi tadi.

Pertemuan mereka ini untuk meyaksikan penandatangan Kesber antara Pemprov DKI Jakarta dengan Pemkab Sumedang tentang Pengembangan Potensi Daerah.

Namun, sejumlah pihak justru mengaitkan pertemuan Anies-RK dengan Pilpres 2024 mendatang.

Menanggapi hal itu, pengamat komunikasi politik Jamaluddin Ritonga menilai bahwa masuk akal kalau ada yang menghubungkan dengan pilpres, mengingat Anies dan RK memiliki elektabilitas tinggi sehingga peluang untuk nyapres sangat terbuka.

"Anies dan RK tentu sangat mungkin menyinggung pilpres mendatang. Termasuk tentunya menjajaki kemungkinan untuk maju bersama," kata Jamaluddin dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/6/2021).

"Walaupun dua sosok ini tampaknya menyadari mereka bukanlah kader partai. Karena itu, bisa saja pembicaraan melebar pada partai politik yang berpeluang mengusung mereka," sambungnya.

Selain berkaitan dengan Pilpres, Jamaluddin menyebut makna lain dari pertemuan itu tentunya berkaitan dengan adab berkunjung ke suatu wilayah.

Menurutnya, Anies sangat memahami hal tersebut. Karena itu, Anies mengajak RK untuk menyaksikan penandatanganan kerjasama Pemprov DKI Jakarta dan Pemkab Sumedang.

"Secara personal, Anies tentu punya agenda sendiri terkait kerjasama tersebut. Anies ingin memunjukkan, perlunya kerjasama antar daerah yang saling menguntungkan. Otonomi daerah jangan menjadi penghalang untuk saling bersinergi guna kesejahteraan bersama," ujarnya.

Lebih lanjut, Jamaluddin mengungkapkan, secara politis, Sumedang yang berada di Jawa Barat, tentu sangat strategis. Provinsi ini secara nasional memiliki suara terbesar.

"Karena itu, Anies tentu ingin menjadikan Jawa Barat sebagai lumbung suara terbesar bila nantinya maju pada pilpres 2024," tuturnya.

Strategi Anies ini, tambah Jamaluddin, tentunya menjadi satu kesatuan dengan yang sudah dilakukannya ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.

"Anies yakin, kalau Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jakarta dikuasai, maka peluang memenangkan kontestasi pilpres sangat besar," bebernya.

Menurut Jamaluddin, makna politis itu tampaknya akan dilanjutkan Anies ke Banten karena wilayah tersebut bisa menjadi lumbung suara jika Anies maju di Pilpres 2024.

"Sebab wilayah ini juga berpeluang dijadikan lumbung suara baginya bila maju pada pilpres mendatang. Semuanya akn dibubgkus melalui bentuk kerjasama. Cara ini memang lebih elegan dan tampaknya lebih mengena," pungkasnya.  

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P