Netral English Netral Mandarin
05:34 wib
Sony Pictures mengumumkan tunda perilisan film baru mereka. Film Cinderella yang sedianya dijadwalkan rilis pada 5 Februari 2021 diundur ke 16 Juli 2021. Film Ghostbusters: Afterlife juga diundur. Kementerian Kesehatan menegaskan, hampir tak mungkin seseorang yang divaksin Sinovac terinfeksi virus corona karena vaksin. Sebab, vaksin tersebut berisi virus mati.
Peserta Aksi 1812 Mengaku Bawa Sajam Cuma Buat Pajangan, Guntur: Cemen!

Jumat, 18-December-2020 22:11

Peserta Aksi 1812 bawa sajam.
Foto : Twitter
Peserta Aksi 1812 bawa sajam.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Beredar di media sosial video yang memperlihatkan seorang pria, diduga peserta Aksi 1812, mengaku membawa senjata tajam (sajam) hanya untuk pajangan.

Dalam video berdurasi 27 detik itu, awalnya seorang pria yang menggunakan kaos hitam lengan panjang, diduga intel, menginterogasi peserta Aksi 1812 soal sajam yang dibawanya.

"Ini kamu gunakan buat apa? Buat apa!" tanya pria diduga intel.



"Saya buat pajangan doang Pak," jawab peserta Aksi 1812.

Pada video itu dituliskan bahwa peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kelapa Gading, Jakarta, Jumat (18/12/2020).

Video tersebut juga diunggah oleh aktivis Nahdlatul Ulama (NU) yang juga politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Mohamad Guntur Romli di akun Twitternya.

Dalam cuitannya, Guntur menyentil nama Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman yang beberapa waktu lalu membuat pernyataan bahwa laskar FPI tidak pernah dibekali senjata api maupun sajam.

"Cemen! Ketangkap bawa Senjata tajam bilangnya buat pajangan. Maksudnya pajangannya Munarman ya," cuit @GunRomli mengomentari video tersebut.

Sebelumnya diberitakan, ormas FPI, PA 212 dan GNPF-U yang tergabung dalam Anak NKRI menggelar Aksi 1812 bertajuk 'Tegakkan Keadilan, Selamatkan NKRI' di Jakarta, pada Jumat (18/12/2020) siang.

Aksi 1812 digelar terkait kasus penembakan 6 laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek dan penahanan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab oleh Polda Metro Jaya dalam kasus kerumunan di Petamburan beberapa waktu lalu.

Ada sejumlah tuntutan yang disuarakan Anak NKRI dalam Aksi 1812, diantaranya usut tuntas kasus tewasnya 6 Laskar FPI, bebaskan Habib Rizieq tanpa syarat, stop kriminalisasi ulama dan stop diskriminasi hukum.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Nazaruli