3
Netral English Netral Mandarin
11:13 wib
Partai Demokrat memecat sejumlah kader yang dianggap terlibat dan mendukung gerakan pengambilalihan kepemimpinan partai atau kudeta. Pertumbuhan jumlah orang kaya raya atau crazy rich di Indonesia diproyeksi bakal melampaui China seiring dengan proses distribusi vaksin Covid-19 dilakukan.
Pigai Duduk Semeja dan Foto Bareng Abu Janda, Tak Disangka Banyak Netizen yang Kecewa

Selasa, 09-Februari-2021 01:18

Pertemuan mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dengan pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda
Foto : Twitter Natalius Pigai
Pertemuan mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dengan pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pertemuan mantan komisioner Komnas HAM Natalius Pigai dengan pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda akhirnya terlaksana dengan ditengahi Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad. Pertemuan tersebut terjadi di sebuah hotel, Senin (8/2/2021).

Padahal sebelumnya, Abu Janda telah dilaporkan ke kepolisian terkait cuitan bernada dugaan rasis kepada Pigai. 

Usai pertemuan, Pigai menggunggah foto pertemuan itu seraya menambahkan tulisan berisi penjelasan terkait masalah hukum yang dihadapi Abu Janda. 

"Dlm hukum Pidana objeknya hrs jelas. Abu Janda bertanya Evolusi selesai belum?. Memang isinya rasis tp “bertanya” itu tdk mungkin ada delik hukum. Beliau yg minta bertemu. Sy pemimpin & intelektual yg sangat rasional & tdk mungkin Sy tolak utk menerimanya. Apalagi Sy bkn pelapor!," tulis Pigai dalam akun twitternya @NataliusPigai2.

Tak pelak, foto yang menunjukkan Pigai dan Abu Janda duduk semeja itu langsung mendapatkan ragam komentar dari warga Twitter. Kebanyakan netizen mengaku kecewa atas pertemuan keduanya. Namun ada pula warganet yang mendukung pertemuan itu. 

 

Berikut sejumlah komentar warganet yang terpantau netralnews, Selasa (9/2/2021) :

@RhaymondK Sebagai Anak asli Papua, sy sangat menghargai apa yg di sampaikan olh Kk NP sebagai Pribadi, tetapi sebagai anak Papua, sy juga sangat kecewa, terhadap apa yg Kk NP sampaikan. Ini bisa menjadi legitimasi Publik untuk menghina Kita Orang Papua.

@Wagiman008 Ckckkck kalo kamu begitu, nanti dijadiin pembenaran sama yg lain, yg ada kalo banyak orang lain di ledek "evolusi" lagi bakal pake alesan yg sama. Jangan diri sendiri aja, ini udh luas dampaknya, udh terlanjur viral

@agas_senja Menolong @njiang kejepit sudah di tolong malah menggigit 

@Mandauborneo1 Pegang y Pace ucapan mu...nanti ada suatu saat saya bertanya kepada anda.bilang sama saudara Papua mu jgn marah kalau saya menanyakan hal yg sama seperti abu janda,oiya satu lagi ingin saya sampaikan kepada anda kami orang Batak kalau bertanya sedikit keras dan kasar.

@PropertyRiba Anda jangan lihat pada satu kasus saja (yg menimpa anda saja) namun dilihat apa yg dilakukannya selama ini, Jika anda memang pegiat HAM harusnya tau bahwa AJ itu memang selalu rasis kepada orang yg bersebrangan dengan dia. Lucu juga

@raihana_wiwieal Betul bgt.. dia sok2 ngebelain HRS. Ternyata...

@Fury91211982 Kalau sy tidak sepaham dgn bapak @NataliusPigai2

karena ajaran agama kami memerintahkan utk tidak duduk bersama orang2 yg memerangi agamamu; dan tidak saling tolong menolong dalam kebathilan.

@Tamburinanakra1 Disangka di garis lurus nyatanya nyahok juga sama kk pembina,

@jalanninja5 wkwkwkkwkwkwkwkwkwkwk lucu sih, yg jelas itu penghinaan sih menurut gw, tp menurut hukum bs jadi tidak. klo yg bersangkutan tidak merasa direndahkan ya sudah selesai, sinetron.

@MediaRakyat_ Twit ini menjustifikasi bahwa Abu Janda tdk melanggar hukum. Maaf, respekku pada Pak Natalius harus berakhir. Sudah sekian kali ia lolos. Dan skrng anda membantunya lagi. Seolah-olah perbuatannya selama ini anda turut mendukungnya. Sangat kecewa 

@Azmipro75 Maaf bang, bkn saya sok pintar. Pertanyaan abu janda bs diartikan pernyataan jg. Kalau pertanyaannya, "Evolusi selesai belum?". Artinya menurut abu janda abang ada dlm proses evolusi.

@justice50_rip Masalahnya "keadilan persamaan perlakuan dalam hukum ?", bnyak kasus sebelumnya, misal mas dani, dll ? Setuju pak @NataliusPigai2

memaafkan, tapi hukum hrs tunjukkan keadilan.

@ambroljeduk Ah sudahlah... Menyesal juga kemarin saya ikut bela om NP. Simpati saya anda campakkan begitu saja. Berilah pelajaran pada orang2 yg tidak menghargai perbedaan ras.

 

Reporter : Nazaruli
Editor : Nazaruli