Netral English Netral Mandarin
04:35wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
Pigai Sebut Kematian Akibat Covid-19 di RI Merupakan Pelanggaran HAM dan Kelalaian Negara

Jumat, 23-Juli-2021 22:31

Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.
Foto : Istimewa
Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai.
30

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyoroti banyaknya korban meninggal dunia akibat pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020 lalu.

Natalius mengaitkan kasus kematian akibat Covid-19 dengan konstitusi HAM dunia yang mengamanatkan negara bertanggungjawab atas hak asasi warganya.

Natalius mengatakan, jika kepala negara dalam hal ini Presiden Joko Widodo (Jokowi) memahami esensi bernegara, maka bisa diukur seberapa efektifnya upaya yang telah dilakukan untuk melindungi warga.

"Konstitusi HAM Dunia amanatkan Negara Bertangungjawab atas HAM Warga," tulis Natalius di akun Twitter-nya, Jumat (23/7/2021).

"Jika Kepala Negara memahami Esensi Bernegara maka seberapa efektifkah upaya-upaya Anda melindungi warga," sambung @NataliusPigai2.

Natalius kemudian menyinggung total kasus kematian akibat Covid-19 di Indonesia yang mencapai 77.583 orang berdasarkan data pemerintah pada Rabu (21/7/2021).

Menurut Natalius, 77.583 orang itu meninggal dunia akibat kelalaian negara dan hal tersebut merupakan pelanggaran HAM.

"Pandemi tidak bisa dihindari tapi 77.583 yang mati adalah: kelalaian menyebabkan kematian & pelanggaran HAM by Omission," tegas Natalius.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati