3
Netral English Netral Mandarin
23:12 wib
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) beserta keluarga dan stafnya diketahui menerima suntik vaksin virus corona (Covid-19) secara gratis. Pakar menyebut Virtual Police atau Polisi Virtual yang diluncurkan Bareskrim Polri membuat masyarakat takut untuk mengeluarkan pendapat di media sosial.
Pigai Sebut Pemerintahan Jokowi Rasis, EK: Dia Lihai Goreng Isu Agar Papua Bergejolak Lagi

Senin, 25-January-2021 19:40

Pegiat Medoa Sosial Eko Kuntadhi
Foto :
Pegiat Medoa Sosial Eko Kuntadhi
0

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Aktivis Kemanusiaan, Natalius Pigai melalui cuitan di akun Twitternya menyebutkan bahwa Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beserta partai yang ada di dalamnya diisi orang-orang rasis.

"PDIP & Pemerintahnya  Partai yg diisi org Rasialis. jaman Jokowi & PDIP memproduksi rasisme secara massif," tulis Natalius Pigai, Minggu (24/1/2021).Selain itu pigai juga menyesalkan bahwa tidak ada satu pun kabinet Jokowi diisi oleh orang Papua.

"Mau bantah? dr 34 menteri, satu Menteri dari Papua saja tidak ada,  itu bukti gamblang bw kalian Rasis. Jd jgn pura2 persatuan &  bhineka yg utopis," ujarnya

Terkait hal itu pegiat media sosial Eko Kuntadhi ikut mengomentari cuitan aktivis asal Papua tersebut.Menurut Eko Pigai sangat lihai dalam berkomentar yang menyebalin dan berharap publik merespon dengan yang lebih rasis.

"Pigai ini lihai. Ia sengaja sering berkomentar yang nyebelin. Berharap direspon publik. Ia tahu, sebagian orang akan meresponnya dengan sambutan yang agak rasis," tulis Eko, Senin (25/1/2021).

Eko pun mengatakan bahwa Pigai sengaja memnuay isu rasis agar Papua kembali bergejolak.

"Nah, di Papua, isu rasisme itu akan digoreng. Untuk membuat Papua bergejolak lagi," ujarnya

Cuitan Eko pun direspon netizen dengan komentar pro dan kontra, berikut rangkumannya seperti yang terpantau netralnews.com, Senin (25/1/2021).

@yuliuswiwin1: menggunakan isu rasisme untuk memecahbelah bangsa..@kuntorosuwung: Sudah lama dia nunggu nunggu kapan diserang rasisme. Pembangunan masif rezim Jokowi di Papua membuat resah 3 pihak:1. Orba2. Pemberontak3. Pro USA

@INA_NKRI: Agen asing yg jual negara dg manfaatkan warna kulit n rasnya.Dia tau fisiknya sgt mengundang org berkomentar rasis shg dg umbar komen2 yg mbakar emosi pendukung militan @jokowi byk yg trjebak dlm skenarionya.Dr situ dia mainkan peran sbg korban rasisme.Msk d asing sbg pembela HAM

@WartoYudo: Kalo dia bilang pemerintahan Jokowi Rasis kenapa Pak Jokowi bikin penyetaraan harga bensin, trus pembangunan di Papua serta sudah banyak kemajuan di Papua, ini hanya statement orang" yg ga puas karena ga dapet apa" , Pigai, Veronica Koeman & kadrun  selalu cari" kesalahan terus

@eldhanny: Iya betul. Sengaja selalu bikin statement yg kontroversial nyerang pemerintah dgn tujuan ada org atau kelompok pro pemerintah yg khilaf membalas dgn rasial. Lalu memainkan isu rasial dgn menuduh pemerintah yg bertujuan memunculkan pergolakan di papua.

@Dinar42120156: Pigai..kapan warasnya sih elo????? 

Tuhan sdh kasih umur, Tuhan kasih kesehatan Dan Tuhan jg kasih otak tapi ko disia-siakan bgt???? malah berbuat dosa terus...ingat ajal Pigai...bertobat sblm terlambat.

Reporter : Sesmawati
Editor : Sesmawati