Netral English Netral Mandarin
09:53wib
Hingga matchday kedua Euro 2020 (Euro 2021) terdapat satu negara yang sudah dipastikan tersingkir dari ajang sepak bola antarnegara paling bergengsi di Benua Biru yaitu Makedonia Utara. Indonesia sedang didera lonjakan kasus Covid-19 di sebagian besar daerah. Peningkatan kasus ini terlihat dari keterisian tempat tidur di rumah sakit oleh pasien Covid-19.
Pilot Edward F Limbong Geram pada Ramalan Mbak You dan Celotehan Anisa Bahar Terkait SJ−182

Selasa, 12-January-2021 10:15

Pilot Edward Limbong
Foto : Warkot
Pilot Edward Limbong
24

JAKARTA, NETRALNEWS.COM – Seorang Pilot yang juga memiliki kanal Youtube terkait penerbangan, Edward F Limbong geram akan ramalan dari Mbak You. Diketahui pada akhir 2020 lalu, Mbak You sempat meramal akan adanya insiden pesawat berwarna merah dan biru, hingga menelan korban jiwa.

“Ada lah kemarin dukun ngeramal, nanti pesawatnya warna merah hijau jatuh. Hey dukun palsu lu. Nggak ada yang tahu masa depan,” tegas Pilot Lion Air ini, dikutip dari pernyataan di kanal Youtube pribadinya, Selasa (12/1/2021).

Tidak hanya pada Mbak You, Edward juga geram pada celotehan Pedangdut Anisa Bahar. Anisa sempat menyinggung soal penggunaan hand phone di pesawat pada penumpang Sriwijaya Air SJ−182 yang bandel.

“Ada satu lagi penyanyi dangdut. Nggak jelas. Ngomong gara−gara hape. Kenapa hape?,” tanya Edward.

Pernyataan ini disampaikan Pilot Edward, pasalnya dia merasa sedih dan prihatin. Dia ketahui ada banyak pihak yang berspekulasi dan memberi pendapat terkait penyebab hilang kontaknya Pesawat Sriwijaya Air SJ−182.

“Semua ada sebabnya. Tunggu investigasi. Sebulan, dua bulan, tiga bulan ke depan, tidak ada yang tahu,” ujar dia.

Menurutnya, kita tidak boleh mendahului badan yang ditetapkan negara untuk melakukan investigasi pada kecelakaan tersebut. Masyarakat diminta untuk tidak “meninggikan tensi” dan lebih baik mendoakan korban dan keluarga, serta mereka yang bertugas mencari black box dan mengidentifikasi korban.

Pilot Edward juga imbau masyarakat tidak meragukan penerbangan di Indonesia dan tidak menghakimi usia pesawat. Pasalnya salah satu yang terpenting adalah maintenance dan mentalitas dari orang yang mengelola. Di sisi lain, ada pula kerja sama dengan pihak regulator.

 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Sulha Handayani