Netral English Netral Mandarin
03:56wib
Partai Ummat  menyinggung dominansi Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dalam evaluasi tujuh tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo. China kembali menggertak Amerika Serikat setelah Presiden Joe Biden menyatakan bahwa ia akan membela Taiwan jika Negeri Tirai Bambu menyerang.
PKS Beri Sinyal Dukung Anies-Sandi di Pilpres 2024?

Jumat, 17-September-2021 11:40

Presiden PKS, Ahmad Syaikhu
Foto : Istimewa
Presiden PKS, Ahmad Syaikhu
18

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu mengomentari adanya wacana duet Anies Baswedan dan Sandiaga Uno di Pilpres 2024 mendatang. 

"Duet Anies-Sandi adalah sebuah keniscayaan," kata Presiden PKS Ahmad Syaikhu, di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (16/9/2021). Ia tidak menjelaskan lebih jauh maksud pernyataan itu.

Menyebut duet Anies-Sandi sebuah keniscayaan bukan berarti PKS bakal mengusung Anies-Sandi seperti di Pilkada DKI 2017 lalu.

Pasalnya, Syaikhu mengaku saat ini partainya masih mencari figur yang tepat untuk Pilpres 2024.

PKS, lanjutnya, juga terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak sebelum menentukan siapa capres- cawapres yang bakal diusung.

"Namun saya tetap memandang, masih berjalan dinamis. Jadi komunikasi terus kami bangun, semoga ke depan sudah bisa kami dapatkan," ujarnya.

Apalagi, tambah Syaikhu, suara parlemen PKS saat ini hanya 8,2 persen, sementara syarat mengusung capres-cawapres adalah 20 persen kursi DPR.

Karenanya, PKS mesti berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung capres- cawapres di Pilpres mendatang.

Kalaupun misalnya koalisi dengan Demokrat yang sesama partai oposisi, hal itu juga belum mencukupi atau memenuhi syarat, karena tidak mencapai 20 persen, sehingga butuh satu partai lagi.

"Hasil pemilu lalu tidak mewah-mewah banget yakni 8,2 persen, tidak bisa mengusung sendirian, olehnya perlu ada partai namun perlu melakukan koalisi," jelas Syaikhu, dikutip dari Antara.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Wahyu Praditya P