Netral English Netral Mandarin
15:13wib
Sebanyak 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meninggal saat kegiatan pramuka susur sungai di Sungai Cileueur. Presiden Joko Widodo alias Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan moratorium penerbitan izin usaha baru untuk pinjaman online.
PKS Kritik Proyek Kereta Cepat Pakai APBN: Belum Tentu Bermanfaat Buat Masyarakat

Rabu, 13-Oktober-2021 09:40

Kereta cepat Jakarta-Bandung
Foto : KCIC
Kereta cepat Jakarta-Bandung
3

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera ikut mengkritisi proyek kereta cepat Jakarta-Bandung. Menurutnya penggunaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sangat tak bermanfaat bagi masyarakat.

"Penggunaan APBN untuk kereta cepat Jakarta-Bandung sangat tidak dapat diterima, janji awalnya tidak ada melalui APBN tp B to B," Kata seperti dilansir akun resmi twitternya, Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Menurut dia atas alasan apapun mestinya tidak bisa dikonversi menjadi negara yang menanggung. Padahal proyek ini belum tentu bermanfaat bagi rakyat.

Selain itu, kata Mardani pemerintah dan Jokowi pernah membanggakan kalau sedari awal proyek dibangun tanpa APBN. Namun belum dijelaskan menjadi pembayaran skema memakai duit negara.

Presiden Jokowi menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) No 93 Tahun 2021 sebagai revisi dari Perpres No 107 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Prasarana dan Sarana Kereta Cepat Jakarta-Bandung. Dengan adanya beleid ini, dipastikan penggunaan APBN secara landasan bisa digunakan.

"Menunjukkan inkonsistensi pemerintah yang berpeluang besar merusak kredibilitas proyek-proyek BUMN," tulisnya lagi.

Reporter : PD Djuarno
Editor : Sesmawati