Netral English Netral Mandarin
12:06wib
Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) mengingatkan pemerintah agar tak mengangkat anggota TNI atau polisi aktif sebagai penjabat gubernur. Survei Indikator Politik Indonesia (IPI) menyatakan sebanyak 58,1 persen masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Joko Widodo.
PKS Minta Prabowo Dukung RUU Perlindungan Ulama, Ferdinand: Apakah Ulama Merasa Terancam di Negara Ini?

Jumat, 07-Mei-2021 13:00

Ferdinand Hutahaean
Foto : GemPl
Ferdinand Hutahaean
11

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Eks Politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean (FH) angkat bicara soal permintaan Presiden PKS Ahmad Syaikhu.

Sebelumnya Ahmad Syaikhu meminta dukungan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto terkait RUU Perlindungan Ulama.

"Tentu dari kami juga tadi mohon dukungan dari beliau (Prabowo) agar supaya inisiasi dalam RUU perlindungan ulama, perlindungan tokoh agama dan simbol agama juga mendapat dukungan dari Partai Gerindra," kata Ahmad Syaikhu di DPP Gerindra, Jakarta Selatan, Selasa (4/5/2021).

"Mudah-mudahan nanti kita bisa kerja sama mewujudkan dalam secara teknis di parlemen," lanjut Syaikhu.

"Apakah ulama merasa terancam di negara ini?," tulis Ferdinand di akun Twitternya, Kamis (6/5/2021).

Cuitan Ferdinand pun direspon berbagai komentar pro dan kontra  oleh netizen. Berikut rangkuman komentar netizen yang terpantau Netralnews.com, Jumat (7/5/2021).

@lejef: Saya rasa ini bukan terancam...Tapi sebenernya ingin memiliki hak istimewa dan mungkin ingin hak imunitas juga supaya lebih kebal dari segalanya. Lah kan bahaya

@hendri_gustaman: Saya mengajukan RUU Perlindungan Rakyat Indonesia dari ceramah agama yang provokatif dan memecah belah persatuan NKRI

@dedyhyoga: Ulama model YW,model koko FS, model UASPendeta aja diancam, tapi koq ga pernah minta buat RUU yahAda apa sebenarnya dibakik ini?

@suradiparlan5: dari jutaan Ulama yang nyaman terlindungi dinegara kita, ulama radikal kelompok kadrun cari seratus saja susah, mereka2 itu tdk layak utk dilindungi dari jerat hukum utk keselamatan ummat

Reporter : Sesmawati
Editor : Nazaruli