Netral English Netral Mandarin
05:58 wib
Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat pemerintah Indonesia membayar ganti rugi sebesar Rp56 miliar terkait penggusuran dalam proyek pembangunan Tol Depok-Antasari di Jakarta Selatan. Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono mengonfirmasi bahwa Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo akan dilantik Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) jadi Kapolri pada Rabu (27/1).
Jangan Ketinggalan, Malam Ini akan Muncul Fenomena Langka yang Terjadi 794 Tahun Lalu

Senin, 21-December-2020 11:30

Planet Jupiter dan Saturnus akan berpapasan.
Foto : NASA
Planet Jupiter dan Saturnus akan berpapasan.
10

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Fenomena super langka yang terjadi 794 tahun lalu akan terjadi lagi malam ini. Planet Jupiter dan Saturnus akan berpapasan di langit malam, yang dengan mata telanjang akan tampak sebagai "planet ganda".

Fenomena luar angkasa ini memunculkan pandangan beberapa orang bahwa kejadian itu mungkin merupakan sumber cahaya terang di langit pada 2.000 tahun yang lalu.

Yang dikenal sebagai Bintang Betlehem - bintang terang yang muncul saat kelahiran Yesus,Planet-planet itu bergerak semakin dekat setiap malam dan akan mencapai titik terdekatnya pada 21 Desember, demikian tulis BBC, Minggu, (20/12/2020).

Baca Juga :


Konjungsi Agung atau dinamakan Bintang Natal karena waktu terjdinya berdekatan dengan perayaan Natal.

Hal ini bukan hanya spekulasi modern terkait perayaan Natal. Teori bahwa konjungsi Jupiter dan Saturnus mungkin menjadi "Bintang Ajaib" diajukan pada awal abad ke-17 oleh Johannes Kepler, seorang astronom dan ahli matematika Jerman.

"2.000 tahun yang lalu, orang-orang jauh lebih sadar tentang apa yang terjadi di langit malam," kata Dr Crawford, "Bukan tidak mungkin bahwa Bintang Betlehem adalah kesejajaran planet seperti ini".

Fenomena langka

Saat planet berpapasan dalam perjalanannya mengelilingi Matahari, konjungsi tidak terlalu jarang, tetapi yang kali ini terjadi istimewa.

"Konjungsi adalah hal-hal hebat untuk dilihat - mereka cukup sering terjadi - tetapi [agar planet sedekat ini] cukup luar biasa," kata Prof Tim O'Brien, astrofisikawan dari Universitas Manchester, kepada BBC News.

Kedua planet - yang terbesar di Tata Surya dan beberapa obyek paling terang yang terlihat di langit malam - belum pernah sedekat ini satu sama lain di langit yang gelap selama 800 tahun.

"Planet-planet akan terbenam di barat daya, jadi Anda harus keluar dari sana segera setelah langit mulai gelap.

"Tak satu pun dari kita akan hidup dalam 400 tahun lagi, jadi perhatikan cuaca dan keluarlah jika ada kesempatan," kata Prof O’Brien.

 

Reporter :
Editor : Sulha Handayani